Connect with us

Headline

Menko Polhukam Mahfud MD: Revisi Terbatas UU ITE Untuk Hilangkan Multitafsir

Diterbitkan

Pada

Menko Polhukam Mahfud MD: Revisi Terbatas UU ITE Untuk Hilangkan Multitafsir
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan revisi terbatas pada Undang-undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) untuk menghilangkan multitafsir.

“Itu semua untuk menghilangkan multitafsir, menghilangkan pasal karet dan menghilangkan kriminalisasi,” ujar Mahfud MD, Rabu (9/6/2021)

Pasal-pasal yang akan direvisi, yakni Pasal 27, Pasal 28, Pasal 29, dan Pasal 36 serta Pasal 45C.

Menurut Mahfud, revisi terhadap pasal-pasal tersebut sebagaimana masukan dari masyarakat.

Namun, kata dia, revisi tersebut tak serta-merta mencabut secara keseluruhan UU ITE.

“Kita perbaiki tanpa mencabut UU itu, karena UU itu masih bisa diperlukan untuk mengatur lalu lintas komunikasi kita,” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.

Mahfud juga mengungkapkan, keputusan revisi itu diambil setelah mendapatkan persetujuan dari Presiden Joko Widodo.

“Tadi kami melaporkan kepada Presiden dan sudah disetujui untuk dilanjutkan (revisi),” ucap Mahfud.

Dia menambahkan, Kemenkumham akan menyusun draf revisi UU ITE itu dan hasilnya akan segera disampaikan ke DPR.

Tak hanya itu, surat keputusan bersama (SKB) tiga kementerian/lembaga, yakni Polri, Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Kejaksaan Agung, terkait dengan pedoman penafsiran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) segera diluncurkan.

“Prinsipnya Presiden minta segera diluncurkan. Kami jadwalkan dalam minggu ini (diteken), paling lambat minggu depan. Semua sudah selesai, tinggal diluncurkan, kami sedang mencari waktu,” ujarnya.

Pedoman tafsir UU ITE ini, ujar Mahfud, akan digunakan sambil revisi UU ITE dibawa ke proses legislasi.(ilm)

 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Singkronkan data Kependudukan, Pemerintah Bangun Sistem Pencatatan Sipil yang Kredibel

Diterbitkan

Pada

Penulis

Singkronkan data Kependudukan, Pemerintah Bangun Sistem Pencatatan Sipil yang Kredibel
Baca Berita

Headline

Panglima dan Kapolri Pantau Vaksinasi Massal di Pelabuhan Tanjung Priok

Diterbitkan

Pada

Penulis

Panglima dan Kapolri Pantau Vaksinasi Massal di Pelabuhan Tanjung Priok
Baca Berita

Daerah

Ternyata Pelaku Pembunuh Wanita Hamil yang Dikubur di Septic tank Sang Suami

Diterbitkan

Pada

Penulis

Ternyata Pelaku Pembunuh Wanita Hamil yang Dikubur di Septic tank Sang Suami
Baca Berita
Loading...