Connect with us

DPD

Melalui Pembahasan RUU, DPD Siapkan Lompatan Regulasi Pelayanan Publik

Diterbitkan

Pada

Melalui Pembahasan RUU, DPD Siapkan Lompatan Regulasi Pelayanan Publik
Anggota DPD RI Agustin Teras Narang (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Anggota DPD RI Agustin Teras Narang menilai Rancangan Undang-Undang Pelayanan Publik yang saat ini sedang dibahas merupakan upaya mempersiapkan lompatan regulasi terkait pelayanan publik.

Elemen dalam UU tentang Pelayanan Publik yang ada sekarang ini lebih menggambarkan ciri pengaturan penyelenggaraan kebijakan publik atau governance 1.0, kata Teras Narang, melalui keterangan persNYA, Sabtu (19/6/2021).

“Kami di DPD RI menilai UU Pelayanan Publik yang ada saat ini sangat birokratis dan cenderung lamban, padahal sekarang ini sudah era governance 4.0 yang memerlukan pelayanan terintegrasi dan cepat,” katanya.

Selain itu, lanjut Gubernur Kalteng periode 2005-2015 itu, UU itu juga sudah berusia 11 tahun. Sementara perkembangan teknologi informasi dan komunikasi serta digitalisasi pelayanan untuk publik bersifat dinamis, perubahan globalisasi, dan generasi milenial yang semakin masif hingga adanya perkembangan politik dan administrasi masyarakat.

“Jadi, lompatan yang sedang dipersiapkan DPD RI itu bukan sekadar melakukan reformasi birokrasi, tetapi diharapkan melakukan revolusi mental,” kata Teras.

Ia mengatakan informasi dari para tenaga ahli yang dilibatkan DPD RI, apabila tidak dilakukan lompatan besar, maka Indonesia akan tertinggal puluhan tahun dari negara yang telah menggunakan standar governance 4.0 dalam pelayanan publik.

Senator asal Kalimantan Tengah itu mengatakan strategi dalam quantum leap atau lompatan besar harus dilakukan dan harus didasari pada globalisasi, digitalisasi, dan milenialisasi. Bahkan, harus menyesuaikan kondisi terkini pelayanan publik secara global, berbasis digital, dan mengikuti semangat milenial yang serba cepat.

“Ini juga bagian dari menekan jarak yang sangat jauh antara layanan sektor swasta yang maju dibandingkan layanan publik,” kata Teras Narang.

Panitia Perancang Undang-Undang DPD RI melakukan finalisasi RUU Pelayanan Publik dalam beberapa hari ini. Finalisasi untuk menajamkan kembali setiap masukan yang sudah dijaring dan diterima dari hasil forum grup diskusi (FGD) di beberapa provinsi yang lalu.

“Dalam rapat finalisasi dilakukan sinkronisasi dan harmonisasi lagi untuk penyempurnaan,” demikian Teras Narang. (ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPD

Lewati Puncak Kasus Covid-19, Ketua DPD RI Minta Daerah Lain Tiru DKI-Jateng-Jatim

Diterbitkan

Pada

Penulis

Lewati Puncak Kasus Covid-19, Ketua DPD RI Minta Daerah Lain Tiru DKI-Jateng-Jatim
Baca Berita

DPD

Di Webinar HIPMIKIMDO, Ketua DPD Ungkap 5 Langkah Bantu Pengusaha UMKM Saat Pandemi

Diterbitkan

Pada

Penulis

Di Webinar HIPMIKIMDO, Ketua DPD Ungkap 5 Langkah Bantu Pengusaha UMKM Saat Pandemi
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti (ist/net)
Baca Berita

DPD

Di Webinar HIPMIKIMDO, Ketua DPD RI Ungkap 5 Langkah Bantu Pengusaha UMKM Saat Pandemi

Diterbitkan

Pada

Penulis

Di Webinar HIPMIKIMDO, Ketua DPD RI Ungkap 5 Langkah Bantu Pengusaha UMKM Saat Pandemi
Baca Berita
Loading...