Lonjakan Covid, PKB Minta Pemeritah Sediakan Layanan Kesehatan yang Memadai di Desa

  • Bagikan
presidensi
Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar meminta pemerintah menyediakan pelayanan kesehatan yang memadai di desa. Menurutnya, layanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat akan turut mempercepat program vaksinasi.

Hal itu disampaikan Muhaimin merespons tren lonjakan kasus Covid-19 beberapa waktu ke belakang. Menurutnya, jika pelayanan kesehatan masih terpusat di kota dan kecamatan, tentu saja hal itu kontra produktif dengan pengetatan PPKM Mikro yang sudah diketok pemerintah. Dia menekankan layanan kesehatan harus menjangkau warga di pedesaan.

“Saya usulkan Polindes (Pondok Bersalin Desa) sebagai ujung tombak layanan kesehatan. Semua potensi termasuk Polindes harus dioptimalkan untuk mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi Covid-19,” tutur Muhaimin dikutip dalam keterangan tertulis, Kamis (24/6/2021).

Pria yang akrab disapa Cak Imin ini mengulas, sentra vaksinasi sejauh ini masih berada di puskesmas. Sementara itu, mayoritas puskesmas ada di tingkat kecamatan. Situasi ini membuat masyarakat yang lokasinya jauh dari puskesmas enggan untuk divaksin.

Ketua Tim Pengawas Pencegahan Bencana Covid-19 DPR RI ini mengingatkan masyarakat di perdesaan mesti diperhatikan dalam pelaksanaan program vaksinasi Covid-19. Sebab, menurut Muhaimin produktivitas mereka berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi nasional.

“Siapa yang akan menanam padi kalau petaninya kena Covid? Jangan karena mereka di desa lalu kurang diperhatikan. Semua harus dicapai, dan itu juga memberi kesempatan lebih cepat prosesnya (vaksinasi Covid-19 selesai),” cetus Muhaimin.

Selain menyuplai stok vaksin, Muhaimin menekankan sumber daya manusia di Polindes juga perlu diperkuat. Ia meyakini langkah tersebut membuat sebaran vaksin lebih merata hingga ke pelosok desa. Untuk mewujudkannya, Muhaimin mengusulkan pemerintah turut menggandeng organisasi kepemudaan dalam mempercepat dan memperluas proses vaksinasi COVID-9, terutama di lingkup wilayah pedesaan.

Wakil Ketua DPR RI ini memandang, sejauh ini masyarakat di desa masih banyak yang belum tersentuh vaksin, bahkan ada sejumlah masyarakat yang enggan divaksin. Oleh sebab itu, ia beranggapan keterlibatan organisasi kepemudaan sangat penting sekaligus membantu menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kalau hanya mengandalkan pemerintah dan tenaga medis jelas sulit, sementara vaksinasi ini harus diperluas cakupannya. Jadi saya usul organisasi kepemudaan dilibatkan,” seru Muhaimin.[prs]

  • Bagikan