Legislator Gerindra Apresiasi Batalnya Biaya Cek Saldo dan Tarik Tunai di ATM Link

  • Bagikan
Legislator Gerindra Apresiasi Batalnya Biaya Cek Saldo dan Tarik Tunai di ATM Link
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Mohamad Hekal / NET/IST
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Komisi VI DPR RI memanggil sejumlah Direktur Utama Bank BUMN dalam rapat dengar pendapat (RDP) siang ini, (Senin 14/6/2021). Rapat ini membahas tindak lanjut kunjungan kerja reses Komisi VI pada Februari 2021 lalu di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali. Rapat dimulai sekitar pukul 14.20 WIB.

Menurut Wakil Ketua Komisi VI DPR Mohammad Hekal, salah satu hasil rapat pada siang hari ini adalah pembatalan rencana penetapan biaya transaksi antara lain biaya cek saldo dan tarik tunai pada ATM Link bersama.

“Alhamdulillah pada sore hari ini, Komisi VI berhasil meminta Bank BUMN membatalkan rencana penetapan biaya transaksi antara lain biaya cek saldo dan tarik tunai pada ATM Link,” ucapnya dalam rapat.

Hekal juga mengapresiasi pembatalan tersebut karena dianggap membebai mayarakat.

“Justru ini kita memeinta dibatalkan karena membebani masyarakat” pungkasnya.

Adapun bank pelat merah yang diundang dalam rapat ini yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI).[prs]

  • Bagikan