Connect with us

Headline

Korban Investasi Bodong Lucky Star 100 Orang dengan Kerugian Puluhan Miliar

Diterbitkan

Pada

Korban Investasi Bodong Lucky Star 100 Orang dengan Kerugian Puluhan Miliar
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Berdasarkan hasil penyelidikan, penyelidikan 53 orang / korban yang mengikuti investasi secara ilegal Lucky Star, dengan kerugian mencapai total Rp15,6 miliar.

“Setelah kita telusuri lebih dalam, ada sekitar 100 orang ikut investasi jadi kerugian lebih besar. Pengakuan korban kepada kami, baru menerima keuntungan empat sampai enam kali,” terang Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo di Jakarta, Rabu(9/6/2021).

Lebih jauh ady mengatakan, kegiatan investasi ilegal yang dijalankan oleh pelaku HS alias SS ini sudah terjadi perpindahan dari para korban kepada pelaku, terkecil investasi Rp25 juta dan terbesar Rp500 juta.

Pelaku juga yakin para korbannya dengan melakukan rekayasa digital agar para investor tidak menagih uang kepada pelaku

“Seperti ada berita asli dari CNN bahwa ada lockdown di Belgia tapi diubah pemberitaan dari Lucky Star, supaya diharapkan investor tidak menagih karena ada isu yang berkembang di Belgia sehingga terjadi lockdown,” ucap ady.

Pelaku juga telah menjalankan investasi ilegal tersebut sejak 2007 silam.

“Artinya dari 2007 kemungkinan korban masih banyak lagi yang sudah dilakukan oleh pelaku,” tutup Ady.

juga sudah membuka Posko terkait dengan kasus investasi tersebut, dengan harapan, masyarakat yang sudah menjadi korban agar segera melapor ke posko pengaduan di Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat.

di luar, pelaku HS alias SS ini tidak memiliki latar belakang usaha investasi, hanya kebetulan pelaku di tahun 2007 menikah dimana suaminya pernah jadi pialang, jadi itulah dasar mereka membuat kegiatan investasi.

Kemudian dilanjutkan dan dilanjutkan pada 2011, namun kerja sendiri.

Saat polisi berkoordinasi dengan pihak terkait, didapati dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bahwa Lucky Star telah dinyatakan sebagai investasi ilegal sejak September 2020.

Seperti sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Khusus Polres Metro Jakarta Barat menangkap seorang wanita terkait kasus investasi ilegal/bodong sebesar Rp15.6 miliar.

HS alias SS ditangkap polisi terkait kasus dugaan penipuan dengan modus memanfaatkan aplikasi perdagangan Lucky Star yang pusatnya berada di Belgia, kemudian melalui media sosial.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo Dibantu Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono dan Kanit Kriminal Khusus AKP Fahmi Fiandri, mengatakan, bahwa pelaku HS alias SS ini menarik minat para korbannya lewat cara melakukan/rekayasa digital dengan mengambil dari internet /mediasosial.

“Pelaku mengambil gambar-gambar dari google kemudian dilakukan rekayasa digital agar para korban tertarik pada bisnis investasi pelaku ilegal,” ujar Kombes Pol Ady Wibowo saat Live streaming melalui akun instagram @polres_jakbar, yang dikutip Redaksi Rabu (9/6 /2021).

Ady menuturkan, dari hasil penyelidikan didapat bahwa dana-dana yang diambil dari masyarakat (korban) sebagai kedok penipuan investasi forex dimana uang masyarakat tersebut tidak masuk ke rekening perusahaan tapi masuk ke rekening pribadi.

Dari hasil penangkapan tersebut, Polres Metro Jakarta Barat buktikan barang berupa 2 (dua) unit Laptop merek ASUS dan Hewlett-Packard (HP).

Kemudian 3 (tiga) unit Handphone, 1 (satu) unit Hardisk merek Seagate, dua buku tabungan atas nama Tan Lie Tjun, satu tabungan atas nama pelaku (HS alias SS), 11 buku tabungan atas nama Henki Sulaeman dengan tiga nomor rekening berbeda , satu dokumen terkait data peserta investasi, serta dokumen lainnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku yang dikenakan Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP tentang Penipuan dan atau Penggelapan.(ilm)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan Hingga Jatuhkan Bom Untuk Mengusir Kapal Perang Inggris

Diterbitkan

Pada

Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan Hingga Jatuhkan Bom Untuk Mengusir Kapal Perang Inggris
Baca Berita

Headline

Singkronkan data Kependudukan, Pemerintah Bangun Sistem Pencatatan Sipil yang Kredibel

Diterbitkan

Pada

Penulis

Singkronkan data Kependudukan, Pemerintah Bangun Sistem Pencatatan Sipil yang Kredibel
Baca Berita

Headline

Panglima dan Kapolri Pantau Vaksinasi Massal di Pelabuhan Tanjung Priok

Diterbitkan

Pada

Penulis

Panglima dan Kapolri Pantau Vaksinasi Massal di Pelabuhan Tanjung Priok
Baca Berita
Loading...