Connect with us

Ekonomi

Mendag: Kinerja Ekspor Mei 2021 Capai Rp238,2 Triliun

Diterbitkan

Pada

Mendag: Kinerja Ekspor Mei 2021 Capai Rp238,2 Triliun
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat kinerja Ekspor pada periode Mei 2021 atau saat Ramadan dan Lebaran mencapai US$16,60 miliar (sekitar Rp238,2 triliun), menguat dibandingkan tahun sebelumnya.

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menjelaskan angka ekspor periode Mei 2021 naik 58,76 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya atau Year on Year (YoY), namun turun 10,25 persen bila dibandingkan bulan sebelumnya atau Month on Month (MoM).

Penurunan tersebut disebabkan turunnya ekspor minyak dan gas (migas) sebesar 2,68 persen dan nonmigas sebesar 10,67 persen.

“Jika melihat data perkembangan kinerja ekspor tahun-tahun sebelumnya, kinerja ekspor di bulan Ramadan dan Lebaran selalu mengalami penurunan dan hal tersebut merupakan pola musiman yang wajar. Hal ini akibat adanya hari libur pada bulan tersebut,” ujar Mendag dalam keterangan resminya, Rabu (16/6/2021) malam.

Lebih lanjut Mendag menjelaskan kinerja ekspor untuk sektor pertambangan pada Mei 2021 meningkat sebesar 14,29 persen (MoM). Namun sektor Industri pengolahan mencatat penurunan sebesar 14,02 persen (MoM) dan sektor pertanian turun sebesar 30,06 persen (MoM).

Meskipun mengalami penurunan secara bulanan, kata Mendag, secara tahunan semua sektor menunjukkan kenaikan ekspor.

“Sektor pertambangan naik sebesar 95,37 persen (YoY), sektor migas naik 66,99 persen (YoY), industri pengolahan naik 54,02 persen (YoY), dan sektor pertanian naik 0,69 persen (YoY0,” kata Mendag.

Menurut Mendag kenaikan signifikan ekspor nonmigas secara tahunan bukan hanya disebabkan low base effect dari pertumbuhan rendah pada 2020, melainkan juga ditopang membaiknya harga komoditas ekspor dan pertumbuhan perekonomian dunia.

Sementara itu ekspor ke beberapa kawasan tercatat tumbuh positif dan cukup signifikan, antara lain ke Karibia sebesar 62,83 persen dan kawasan Eropa Selatan sebesar 28,69 persen.

“Meningkatnya ekspor nonmigas ke beberapa kawasan menunjukkan mulai pulihnya permintaan negara-negara berkembang yang terdapat di kawasan tersebut. Namun, kasus COVID-19 yang kembali melonjak di beberapa kawasan menyebabkan kinerja ekspor ke beberapa kawasan mengalami koreksi, seperti di kawasan Asia Tengah turun 51,66 persen, Asia Selatan turun 19,70 persen, dan Eropa Tengah turun 17,04 persen,” jelas Mendag. (ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPR

Puteri Komarudin Apresiasi Pemerintah yang Berhasil Keluar dari Jebakan Resesi Ekonomi

Diterbitkan

Pada

Puteri Komarudin Apresiasi Pemerintah yang Berhasil Keluar dari Jebakan Resesi Ekonomi
Baca Berita

DPR

DPR Dukung Menko Perekonomian Bantu UMKM Terdampak Pandemi

Diterbitkan

Pada

Penulis

DPR Dukung Menko Perekonomian Bantu UMKM Terdampak Pandemi
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih (ist/net)
Baca Berita

Ekonomi

BPS Sebut Ekonomi Indonesia Tumbuh 7,07 Persen di Triwulan II 2021

Diterbitkan

Pada

Penulis

BPS Sebut Ekonomi Indonesia Tumbuh 7,07 Persen di Triwulan II 2021
Kepala BPS Margo Yuwono (ist/net)
Baca Berita
Loading...