Connect with us

Hukum

Kata KY, Perampungan Seleksi Tahap Tiga Calon Hakim Agung Butuh Waktu 3 Bulan

Diterbitkan

Pada

Kata KY, Perampungan Seleksi Tahap Tiga Calon Hakim Agung Butuh Waktu 3 Bulan
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Seleksi calon hakim agung yang diselenggarakan oleh Komisi Yudisial (KY) RI saat ini sudah memasuki tahap ketiga dan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua bulan ke depan untuk merampungkan tahap tersebut.

“Tes tahap ketiga ini biasanya agak lama dan memerlukan waktu dua bulan,” kata Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY Siti Nurdjanah di Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Ia menerangkan pada tahap ketiga tersebut para calon hakim agung akan menjalani pemeriksaan kesehatan. Tidak hanya kesehatan fisik tetapi juga kesehatan jiwa atau mental.

Pemeriksaan kesehatan diperlukan untuk memastikan para calon hakim agung benar-benar mampu mengemban tugas yang diberikan. Apalagi, secara keseluruhan jumlah perkara yang ditangani di Mahkamah Agung (MA) pada 2020 mencapai 20 ribu perkara.

“Jadi hakim agung ini harus benar-benar sehat fisiknya dan sehat jiwanya,” kata Siti.

Tes kesehatan para calon hakim agung dilakukan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, dan hasilnya pun telah diserahkan ke KY.

Setelah tes kesehatan, selanjutnya para calon hakim agung akan menjalani tes “assesment profile” atau pengukuran kompetensi yang sistematis guna menggali kompetensi seseorang.

“Pada tahap ini kepribadian calon hakim agung akan dinilai termasuk bagaimana minatnya dan bakatnya,” ujar dia.

Menurut dia, kepribadian seorang calon hakim agung perlu diketahui. Sebab, belum tentu setiap orang yang pintar secara akademik berbakat menjadi hakim agung.

Secara umum terdapat lima tahapan dalam proses seleksi calon hakim agung 2021. Pertama seleksi administrasi, seleksi kualitas, seleksi kesehatan dan kepribadian, wawancara dan terakhir pengusulan calon hakim agung ke DPR.

Seleksi tersebut untuk memenuhi permintaan MA sesuai Surat Wakil Ketua MA Bidang Nonyudisial Nomor 7/WKMA-NY/SB/2/2021 tentang Pengisian Kekosongan Jabatan Hakim Agung pada MA.

Melalui surat tersebut, MA membutuhkan 13 hakim agung terdiri dari dua orang untuk kamar perdata, delapan orang untuk kamar pidana, satu orang untuk kamar militer, dan dua orang untuk kamar tata usaha negara khusus pajak.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

Kapolda Sumsel Sudah Minta Maaf, Kompolnas Berharap Polemik Sumbangan Rp2 Triliun Akidi Tio Berakhir

Diterbitkan

Pada

Kapolda Sumsel Sudah Minta Maaf, Kompolnas Berharap Polemik Sumbangan Rp2 Triliun Akidi Tio Berakhir
Baca Berita

Hukum

Usut Kasus Munjul, KPK Dalami Proses Pengelolaan APBD DKI

Diterbitkan

Pada

Usut Kasus Munjul, KPK Dalami Proses Pengelolaan APBD DKI
Baca Berita

Hukum

Emir Moeis Jadi Komisaris BUMN, ICW: Parah!

Diterbitkan

Pada

Emir Moeis Jadi Komisaris BUMN, ICW: Parah!
Baca Berita
Loading...