Connect with us

DPR

Gerindra Senayan Minta Kementan Susun Kegiatan Berorientasi Kesejahteraan Petani

Diterbitkan

Pada

Gerindra Senayan Minta Kementan Susun Kegiatan Berorientasi Kesejahteraan Petani
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Gerindra, Dwita Ria Gunadi (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Gerindra, Dwita Ria Gunadi, meminta Kementerian Pertanian menyusun program kegiatan dan anggaran yang berorientasi kesejahteraan petani, pemenuhan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau dan mudah diakses seluruh rakyat Indonesia.

Diketahui, data dan penyuluh menjadi sorotan utama dalam rapat bersama Kementan. Hal ini kemudian berdampak pada berbagai kebijakan Kementan meliputi pupuk, benih, maupun hal lainnya yang ditujukan untuk Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) kegiatan Dukungan Inovasi Pertanian untuk Peningkatan Indeks Pertanaman padi masih jauh dari tujuan yang diharapkan.

“Kalau petani tidak mendapatkan pupuk bersubsidi sesuai dengan RDK/RDKK yang yang diajukan, siapa yang bertanggung jawab? Apakah kita menyalahkan distributor atau pabrik pupuknya yang buat pupuk tidak sesuai dengan permintaan? Karena ini semua sudah dirancang per satu tahun, dua musim,” ujar Dwita, dalam rapat dengar pendapat dengan jajaran Eselon I Kementan, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (31/5/2021).

Meskipun membahas anggaran, menurutnya Peraturan Menteri Nomor 49 Tahun 2019 merupakan merupakan komando strategis pembangunan pertanian. Peraturan dengan komando yang secara struktur mencakup dari tingkat pusat hingga tingkat kecamatan, bahkan desa, sehingga peraturan ini sangat penting untuk diketahui.

Politisi dapil Lampung II itu menilai, sebagai gerakan pembaharuan pembangunan nasional berbasis teknologi informasi, seharusnya perlu memperhatikan bagaimana jaringan untuk daerah-daerah tertinggal, daerah-daerah perbatasan, serta keterjangkauan jaringan internet.

Dalam hal ini, menurutnya, diperlukan gerakan satu komando sehingga kesalahan tersebut tidak terus berulang.

“Saya tanya BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) yang ada di Kota Bandar Lampung, harusnya disiapkan perangkat hardware dan perangkat lunaknya software. Bagaimana mereka mau memberikan informasi data valid. Kemudian kita harus lihat juga, jaringan. Untuk daerah daerah tertinggal, daerah daerah perbatasan, jaringan internet ada tidak untuk menjangkau kita bisa? Permen ini luar biasa. Ini komando ya pak, bahasanya,” paparnya. (ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPR

Fadli Zon Minta Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Dipertahankan

Diterbitkan

Pada

Fadli Zon Minta Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Dipertahankan
Baca Berita

DPR

46 Anggota DPR dan Staf Positif Covid-19, Gus AMI Minta Prokes Makin Diperketat

Diterbitkan

Pada

46 Anggota DPR dan Staf Positif Covid-19, Gus AMI Minta Prokes Makin Diperketat
Baca Berita

DPR

Komisi II DPR: Konflik Pertanahan, Persoalan Kronis dan Bersifat Klasik

Diterbitkan

Pada

Penulis

Komisi II DPR: Konflik Pertanahan, Persoalan Kronis dan Bersifat Klasik
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang (ist/net)
Baca Berita
Loading...