Connect with us

Ekonomi

Ekonom: UU Ciptaker Jadi Karpet Merah untuk Investor

Diterbitkan

Pada

Ekonom: UU Ciptaker Jadi Karpet Merah untuk Investor
Ekonom Senior dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Sri Adiningsih (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Ekonom Senior dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Sri Adiningsih menyatakan bahwa Undang-Undang Cipta Kerja bisa mengundang investor ke Indonesia.

“Bahwa Undang Undang Cipta Kerja itu memang red carpet untuk investor dunia usaha Indonesia. Dari peraturan dan turunanya, saya lihat sudah ada nampaknya,” kata Sri dalam acara Diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) yang bertajuk “Strategi Indonesia Menggaet Investor” Senin (14/6/2021).

Namun demikian, jelas dia, masih ada tantangan yang harus dihadapi mulai dari Undang- Undang, Perpres dan Peraturan Pemerintah. Salah satunya adalah menyatukan paradigma dan pemikiran di tingkat pusat hingga ke daerah bahwa UU Cipta kerja mendukung investasi di Indonesia.

Ia pun berharap perubahan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menjadi Kementerian Investasi bisa menyelesaikan segala permasalahan yang ada, termasuk permasalahan perijinan di dunia usaha.

Selain itu, terkait fiskal pun diharapkan tidak membuat investasi di dunia usaha menjadi lebih berat. Untuk di negara ASEAN, pajak di Indonesia tidak terlalu rendah dan masih terbilang cukup tinggi. Padahal, pajak masih menjadi persaingan dan pertimbangan para investor untuk berinvestasi di Tanah Air.

“Mudah- mudahan Pemerintah yang akan melakukan reformasi perpajakan ini jangan sampai membuat investasi dunia usaha malah bebannya semakin berat,” ujar dia.

Selain itu, Indonesia pun harus bisa memanfaatkan kerjasama ekonomi yang sudah dilakukan dengan berbagai negara. “Itu merupakan salah satu pintu masuk untuk bisa menarik investor masuk ke Indonesia,” papar dia.

Salah satunya adalah memanfaatkan dan mensinergikan Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) dan ITPC (Indonesian Investmen Promotion Center).

IIPC merupakan perwakilan resmi Kementerian Investasi di luar negeri yang bertugas mempromosikan investasi Indonesia ke para calon investor di luar negeri.

Sedangkan ITPC unsur pelaksana teknis yang merupakan bagian dari perwakilan Republik Indonesia di luar negeri yang membidangi Perdagangan Luar Negeri Indonesia.

“Nah ini adalah sebenarnya juga salah satu (cara) untuk menggaet investor. Selain diplomat kita, itu juga ada Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) dan ITPC (Indonesian Trade Promotion Center),” terang dia. (ndi/ant)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

OJK Dorong UMKM Manfaatkan Securities Crowdfunding untuk Solusi Alternatif Pendanaan

Diterbitkan

Pada

OJK Dorong UMKM Manfaatkan <i>Securities Crowdfunding</i> untuk Solusi Alternatif Pendanaan
Baca Berita

Ekonomi

Dukung UMKM Lokal, Menteri Teten Apresiasi Langkah Lazada Tutup Produk Impor

Diterbitkan

Pada

Penulis

Dukung UMKM Lokal, Menteri Teten Apresiasi Langkah Lazada Tutup Produk Impor
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki (ist/net)
Baca Berita

DPR

Komisi IV DPR Usul Subsidi Pupuk Dialihkan Jadi Subsidi Harga

Diterbitkan

Pada

Penulis

Komisi IV DPR Usul Subsidi Pupuk Dialihkan Jadi Subsidi Harga
Anggota Komisi IV DPR Andi Akmal Pasluddin (ist/net)
Baca Berita
Loading...