Connect with us

Politik

Demokrat Bantah Tudingan Arteria Dahlan Soal Ciptaker

Diterbitkan

Pada

Demokrat Bantah Tudingan Arteria Dahlan Soal Ciptaker
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Partai Demokrat membantah tudingan Arteria Dahlan dalam sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyebutkan Demokrat menyetujui Undang-Undang (UU) Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaaan sejak dalam pembahasan dan menolak saat ada peliputan media massa.

“Sidang UU Ciptaker di MK, Demokrat disebut ‘walk out saat diliput, bohong besar. Dari awal di semua tingkatan pembahasan, Demokrat menolak RUU Ciptaker Klaster Ketenagakerjaan. Jika MK mau cari kebenaran, saya siap hadir sebagai saksi di sidang MK,” ujar Benny K Harman, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat dalam keterangan tertulis yang diterima, di Jakarta, Sabtu (19/8/2021).

Benny menjelaskan sejak awal Partai Demokrat sangat konsisten menolak RUU Ciptaker Klaster Ketenagakerjaan.

Ia berharap dalam sidang uji formil UU Ciptaker, hakim bisa menjadi pengawal konstitusi dengan berani membatalkan UU Ciptaker yang cacat dalam pembuatannya.

“Terkait uji konstitusionalitas UU Ciptaker di MK saat ini, kami berharap hakim MK benar-benar menjadi pengawal konstitusi. Jangan takut kedudukan hilang untuk membatalkan UU yang jelas-jelas cacat prosedur-konstitusi. Demi keadilan, saya pun siap bersaksi di persidangan MK,” kata Benny yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu pula.

Benny menjelaskan, dalam budaya negara demokrasi, Mahkamah Konstitusi dibentuk sebagai perkakas rakyat untuk membentengi diri dari kesewenang-wenangan rezim diktator dan kaum oligarki politik.

“Di negara otoriter, MK menjadi senjata penguasa untuk meredam suara kritis rakyat yang menuntut hak-hak konstitusionalnya. #RakyatMonitor,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra)/Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menegaskan, penolakan Partai Demokrat terhadap RUU Cipta Kerja yang terjadi sejak awal prosesnya, merupakan fakta sejarah.

“Janganlah mesin kekuasaan yang diwakili oleh agen-agennya di parlemen maupun di tempat lain, kemudian mencoba mengooptasi apalagi memanipulasi sejarah ini,” ujarnya.

Herzaky yakin masyarakat Indonesia mengetahui Partai Demokrat memperjuangkan harapan dan aspirasi rakyat terkait RUU Cipta Kerja. Kenyataan itu tidak bisa ditangkal.

“Setiap saksi di Mahkamah Konstitusi terikat dengan sumpah, untuk mengatakan kebenaran. Jika ada yang mengatakan sebaliknya, kami berharap Mahkamah Konstitusi yang terhormat bisa memprosesnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Herzaky.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Kata Golkar, Kenaikan Pertumbuhan Ekonomi Bukti Kinerja Pemerintah Tercapai

Diterbitkan

Pada

Kata Golkar, Kenaikan Pertumbuhan Ekonomi Bukti Kinerja Pemerintah Tercapai
Dito Ganinduto Golkar/Net
Baca Berita

Politik

Legislator PKS Tolak Privatisasi Aset-aset Negara di Sektor Ketenagalistrikan

Diterbitkan

Pada

Legislator PKS Tolak Privatisasi Aset-aset Negara di Sektor Ketenagalistrikan
Baca Berita

Headline

PAN Kritik AHY Hamburkan Uang Untuk Baiaya Baliho Di Berbagai Daerah Ditengah Pandemi, Ini Jawaban Demokrat

Diterbitkan

Pada

PAN Kritik AHY Hamburkan Uang Untuk Baiaya Baliho Di Berbagai Daerah Ditengah Pandemi, Ini Jawaban Demokrat
Baca Berita
Loading...