Connect with us

Daerah

Beredar Rekaman Dugaan Jaksa Asepte Bermain Proyek dengan Dinas Pendidikan Sulbar

Diterbitkan

Pada

Beredar Rekaman Dugaan Jaksa Asepte Bermain Proyek dengan Dinas Pendidikan Sulbar
Jaksa Asepte Gaulle Ginting/Net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Beredar rekaman suara yang diduga merupakan Jaksa Asepte Gaulle Ginting yang dilaporkan ke Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Mei di kalangan wartawan.

Dalam rekaman itu, Jaksa Asepte diduga berkomunikasi dengan pejabat Dinas Pendidikan Sulbar atas dugaan permainan proyek di dinas tersebut.

Rekaman tersebut dinilai menjadi bukti bahwa jaksa yang menjabat sebagai Pemeriksa di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara pada Pengawasan Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat itu bermain proyek di Sulbar.

Dalam rekaman suara itu, Jaksa Asepte bertanya tentang pencairan dana proyek yang ada di Dinas Pendidikan Sulbar. Kepada pejabat Dinas Pendidikan Sulbar, Jaksa Asepte meminta tolong agar pencairan dana proyek tersebut segera dicairkan.

Jaksa Asepte juga menyinggung dalam urusan tersebut dia bahkan sudah menjual mobilnya. Juga menyinggu keterlibatan seorang jaksa fungsional di Sumatera Utara yang disebut telah ikut turun tangan untuk mengurus masalah pencairan dana proyek di Dinas Pendidikan Sulbar.

Berikut ini isi percakapan yang diduga antara Jaksa Asepte dengan orang yang diduga pejabat Dinas Pendidikan Sulbar:

Pejabat Dinas Pendidikan Sulbar: Ada pemutasian kepala sekolah itu

Jaksa Asepte: Iya iya bang jadi minggu depan sudah bulan puasa itu bang

Pejabat Dinas Pendidikan Sulbar: Ya itulah makanya diusahakan secepatnya, pokoknya kalau nanti kubilang ini tuh estimasi anggaran kita tu sekian kira-kira begitulah, kayak gitu dek.

Jaksa Asepte: Siap-siap bang

Pejabat Dinas Pendidikan Sulbar: Jadi nanti kusuruh kirim, kirimlah secepatnya

Jaksa Asepte: Iya iya bang, biar selesai satu-satu, tolong ya bang

Pejabat Dinas Pendidikan Sulbar: Iyalah dibantulah dibantulah, aman. Baru kata ini, terima kasih kata ininya

Jaksa Asepte: Ohh

Pejabat Dinas Pendidikan Sulbar: Kue apa ini bolu Merantinya mantap sekali

Pejabat Dinas Pendidikan Sulbar: Itupun orang rumah yang bawa itu kan ikut kemarin orang rumah

Pejabat Dinas Pendidikan Sulbar: Orang rumah yang mana?

Jaksa Asepte: Istriku

Pejabat Dinas Pendidikan Sulba: Ohh

Jaksa Asepte: He he, dia pun udah turun tangan ini karena nggak siap-siap, hahaha

Pejabat Dinas Pendidikan Sulbar: Harus siap dengan ini

Jaksa Asepte: Iya sampai jual mobil

Pejabat Dinas Pendidikan Sulbar: Itu ya hari-hari itu mamanya si kembar jaksa fungsional atau struktural dia?

Jaksa Asepte: Fungsional bang, di Sumut

Pejabat Dinas Pendidikan Sulbar: Di Medan, dia kerja di medan?

Jaksa Asepte: Kejati di Sumut bang

Pejabat Dinas Pendidikan Sulbar: Iya di Sumaetra Utara kan?

Jaksa Asepte: Iya iya

Pejabat Dinas Pendidikan Sulbar: Ohh iya, ya sudahlah nanti kuatur, pokoknya selesai itu pokoknya diamankan itu nanti

Jaksa Asepte: Iya bang, makasih ya bang, makasih

Pejabat Dinas Pendidikan Sulbar: Okelah ya

Jaksa Asepte: Syalom bang

Pejabat Dinas Pendidikan Sulbar: Kabari itu untuk biaya semua

Jaksa Asepte: Siap bang, siap

Pejabat Dinas Pendidikan Sulbar: Iya iyalah nanti kukabari biayanya semua, transferlah ya

Jaksa Asepte: Oke bang, sama-sama bang, syalom

Sebelumnya, Berdasarkan dokumen Surat Perintah Jamwas bernomor PRIN-78/H/Hjw/05/2021 yang diterima wartawan, Minggu (30/5), tertulis Jamwas Amir Yanto memerintahkan 5 orang jaksa jajarannya untuk memeriksa terlapor Jaksa Asepte atas dugaan pelanggaran disiplin PNS/ASN. Kasus Jaksa Asepte ini terbongkar berkat pengaduan masyarakat.

“Laporan pengaduan dari Sdri. Wahdini Syafrina S Tala melaporkan Sdr. Asepte Gaulle Ginting, S.H., M.H., Pemeriksa Datun pada Asisten Pengawasan Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat yang diduga telah meminjam uang sebesar Rp 730.000.000,00 (tujuh ratus tiga puluh juta rupiah) kepada Sdri. Wahdini Syafrina S Tala untuk kegiatan/proyek pembangunan di Dinas Pendidikan Sulawesi Barat, dan berjanji akan dibayar pada bulan Maret 2021, namun sampai dengan saat ini Sdr. Asepte Gaulle Ginting S.H., M.H., susah dihubungi dan ditemui, yang bersangkutan berusaha menghindar dan tidak ada itikad baik untuk mengembalikan uang tersebut,” demikian dasar Surat Perintah yang ditandatangi Jamwas Amir Yanto.

Selain memeriksa Jaksa Asepte, Jamwas Amir Yanto juga memerintahkan jajarannya untuk memeriksa pihak terkait lainnya yang berdomisili di wilayah hukum Kejaksaaan Tinggi Sumatera Barat dan di Mamuju wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Kasasi Ditolak, Mantan Kacab Bank NTT Cabang Surabaya Tetap Divonis 13 Tahun Penjara

Diterbitkan

Pada

Kasasi Ditolak, Mantan Kacab Bank NTT Cabang Surabaya Tetap Divonis 13 Tahun Penjara
Baca Berita

Daerah

Selama Pandemi Proses Belajar di SD Budi Setia Ophir Pasbar Berjalan Lancar

Diterbitkan

Pada

Penulis

Selama Pandemi Proses Belajar di SD Budi Setia Ophir Pasbar Berjalan Lancar
Baca Berita

Daerah

Puluhan Rumah Warga Pasaman Barat Terancam Runtuh

Diterbitkan

Pada

Puluhan Rumah Warga Pasaman Barat Terancam Runtuh
Baca Berita
Loading...