Connect with us

DPR

Anggota DPR RI Marinus Gea Dorong BI Terapkan Digitalisasi Sistem Transaksi UMKM

Diterbitkan

Pada

Anggota DPR RI Marinus Gea Dorong BI Terapkan Digitalisasi Sistem Transaksi UMKM
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Anggota Komisi XI DPR RI Marinus Gea mendorong, Bank Indonesia (BI) terus menerapkan digitalisasi pada sistem transaksi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini dalam kondisi sulit akibat pandemi Covid-19. Kita melihat UMKM ini menjadi kunci pemulihan ekonomi. Untuk itu, kita mendorong BI menerapkan digitalisasi pada sistem transaksi UMKM agar semua tercatat,” kata Marinus, Senin (7/6/2021).

Legislator tersebut mendorong BI menyosialisasikan dan melakukan pendampingan terhadap program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dikhususkan untuk UMKM.

Ia berkeinginan UMKM bisa lebih banyak lagi mengakses program yang dibuat BI, untuk itu sistem digitalisasi harus diterapkan pada sistem transaksi UMKM.

Marinus mendorong digitalisasi pada sistem pembayaran UMKM dilakukan melalui program yang dibuat Bank Indonesia yaitu Quick Responses Code Indonesian Standard (QRIS).

Program tersebut bisa memudahkan transaksi maupun penyaluran kredit sehingga ekonomi nasional bisa terdorong.

“Penggunaan transaksi digital melalui QRIS dapat mendukung UMKM tercatat dan hal ini akan mempermudah penyaluran kredit, kemudian penggunaannya lebih mudah mengakses informasi permodalan dan mempermudah transaksi jual beli sehingga meningkatkan penjualan,” ujarnya.

Menurut data BPS, UMKM menempati 99,9 persen dari total unit usaha di Indonesia dengan jumlah 62,9 juta unit usaha.

Dari data tersebut, dapat ditentukan bahwa UMKM menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia, karena selama ini telah mampu menyerap jumlah tenaga kerja yang besar dan berkontribusi maksimal terhadap produk domestik bruto (PDB).

Menurut Marinus, UMKM masih perlu didorong untuk dapat terakselerasi secara digital dalam rangka memperkuat ketahanannya sehingga semakin mampu menjadi pendorong ekonomi.

“Sebanyak 99,9 persen UMKM itu punya akses terhadap kredit yang terbatas dan kurang jadi perlu melakukan akselerasi digital. BI perlu lebih keras lagi menyosialisasikan program atau stimulus yang diberikan untuk UMKM, agar semua UMKM di Indonesia bisa mendapatkan akses tersebut,” pungkasnya.(Din)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPR

Legislator PKS Dukung Audit Investigasi dan Restrukturisasi Utang Garuda

Diterbitkan

Pada

Legislator PKS Dukung Audit Investigasi dan Restrukturisasi Utang Garuda
Baca Berita

DPR

Walau Sudah Divaksin Nusantara, Waka Komisi IX Nihayatul Wafiroh Mengaku Masih Positif Covid

Diterbitkan

Pada

Penulis

Walau Sudah Divaksin Nusantara, Waka Komisi IX Nihayatul Wafiroh Mengaku Masih Positif Covid
Baca Berita

DPR

Anang Hermansyah Berharap  Pemilu 2024 Mendatang Parlemen Diisi Orang – Orang Profesional

Diterbitkan

Pada

Penulis

Anang Hermansyah Berharap  Pemilu 2024 Mendatang Parlemen Diisi Orang - Orang Profesional
Baca Berita
Loading...