Connect with us

Ekonomi

Airlangga Harapkan VISA dan ALTO Mampu Dukung Ekosistem Pembayaran Digital

Diterbitkan

Pada

Airlangga Harapkan VISA dan ALTO Mampu Dukung Ekosistem Pembayaran Digital
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pentingnya kemitraan dan jasa keuangan digital untuk mendukung pencapaian target inklusi keuangan nasional dan pemulihan ekonomi nasional.

“Pemerintah sangat terbuka terhadap inisiasi baru termasuk dalam bentuk kemitraan dengan pelaku industri global untuk dapat mengatasi tantangan yang dihadapi saat ini,” kata Menko Airlangga dalam sambutannya pada acara peluncuran kemitraan VISA dan ALTO secara daring di Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Salah satu kerja sama tersebut, adalah VISA dan ALTO yang diharapkan mampu mendukung ekosistem pembayaran digital yang lebih aman, cepat dan murah untuk memperlancar transaksi keuangan, mampu menurunkan biaya transaksi pembayaran, mendukung efektivitas kebijakan di sektor keuangan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital dan sistem keuangan secara umum.

VISA merupakan salah satu pemain kunci industri jasa keuangan global sebagai penyedia jaringan pembayaran dengan teknologi pembayaran yang canggih serta berpengalaman lebih dari 60 tahun memimpin pembayaran digital.

VISA diharapkan akan mendukung ALTO dalam meningkatkan keamanan, efisiensi operasional, dan manajemen risiko.

“Kemitraan ini kiranya menjadi capaian yang baik bagi ALTO, untuk meningkatkan kemampuan menuju kelas dunia melalui transfer knowledge dari VISA di bidang keamanan siber, manajemen risiko, keberlangsungan bisnis dan operasional,” ujar Airlangga.

Inklusi keuangan menjadi bagian penting dalam mendorong implementasi digitalisasi. Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo mengenai perluasan dan kemudahan akses layanan keuangan formal di seluruh lapisan masyarakat, khususnya untuk kategori masyarakat yang non-bankable agar dipriopritaskan.

Berdasarkan survei yang dilakukan pada tahun 2020, inklusi keuangan dari indikator kepemilikan akun tumbuh signifikan menjadi 61,7 persen. Dari indikator penggunaan akun, inklusi keuangan Indonesia mengalami tren yang terus meningkat, dari 59,74 persen tahun 2013 menjadi 81,4 persen pada tahun 2020.

Secara spesifik Presiden Joko Widodo juga menargetkan bahwa indeks inklusi keuangan dari sisi penggunaan akun akan meningkat menjadi 90 persen pada tahun 2024.

Untuk itu, lanjut Airlangga, pemerintah pada tahun 2020 telah menerbitkan Perpres tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) guna menghadirkan kondisi di mana masyarakat dapat mengakses berbagai produk dan layanan keuangan formal yang berkualitas secara tepat waktu, lancar, aman dengan biaya terjangkau sesuai dengan kebutuhan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi, mempercepat penanggulangan kemiskinan, menurunkan kesenjangan antar individu dan daerah yang secara umum diharapkan dapat memperbaiki kesejahteraan masyarakat.

Dalam mewujudkannya, pemerintah melalui SNKI berupaya melakukan perluasan akses dan jangkauan layanan keuangan formal, peningkatan literasi dan perlindungan konsumen, penguatan akses permodalan dan dukungan pengembangan UMKM, peningkatan produk dan layanan keuangan digital serta penguatan integrasi kegiatan ekonomi dan keuangan inklusif melalui layanan keuangan digital.

“Inovasi teknologi dalam bidang jasa keuangan digital, infrastruktur serta kerangka regulasi yang ramah diharapkan mampu mendorong pengembangan model jasa keuangan digital baru yang mendukung peningkatan inklusi keuangan di Indonesia,” ujarnya. (ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Laik Fungsi Secara Teknis, Tol Cibitung-Cilincing Seksi 1 Siap Dioperasikan Besok

Diterbitkan

Pada

Penulis

Laik Fungsi Secara Teknis, Tol Cibitung-Cilincing Seksi 1 Siap Dioperasikan Besok
Tol Cibitung-Cilincing Seksi 1 (ist/net)
Baca Berita

DPR

Bila Importasi Produk Dibatasi, DPR Bilang Sektor Pertanian Bakal Semakin Maju

Diterbitkan

Pada

Penulis

Bila Importasi Produk Dibatasi, DPR Bilang Sektor Pertanian Bakal Semakin Maju
Anggota Komisi IV DPR RI, Andi Akmal Pasluddin (ist/net)
Baca Berita

Headline

Belum Tahu Kapan Pandemi Usai, Presiden Minta Pelaku Usaha “Tahan Banting”

Diterbitkan

Pada

Penulis

Belum Tahu Kapan Pandemi Usai, Presiden Minta Pelaku Usaha "Tahan Banting"
ilustrasi (ist/net)
Baca Berita
Loading...