AHY: Tak Ada yang Lebih Bernilai Daripada Nyawa

  • Bagikan
generasi
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melaksanakan teleconference dengan para Kader Partai yang menjadi kepala daerah, salah satunya di wilayah Jawa Timur. Dalam teleconference tersebut, AHY menekankan agar kepala daerah melakukan lima hal untuk menanggulangi lonjakan kasus COVID-19.

“Tidak ada yang lebih bernilai daripada nyawa,” ujar AHY dalam keterangan tertulis, Kamis (24/6/2021).

Adapun lima hal yang diminta oleh AHY, pertama yaitu menjalankan kepemimpinan efektif dalam menangani krisis COVID-19. Kedua, menjalankan manajemen sumber daya yang tepat sasaran dengan alokasi yang proporsional terkait menyelamatkan jiwa dan kesehatan masyarakat, menyiapkan jaring pengaman sosial pada masyarakat miskin dan tidak mampu, dan memulihkan ekonomi daerah.

“Ketiga, hadirkan pemerintahan dan birokrasi yang responsif dan melayani, terutama dalam menjalankan kebijakan 3T dan vaksinasi secara masif. Keempat, bangun sinergi dan kolaborasi antara pusat dan daerah; juga antar daerah karena pandemi ini bersifat lintas batas (borderless) dan indiskriminatif,” kata AHY.

Lebih lanjut langkah kelima yaitu membangun sinergi dan kolaborasi antara jajaran eksekutif dan legislatif, juga dengan Forkopimda dan satgas COVID-19 di daerah masing-masing.

“Terutama dalam menerapkan protokol kesehatan 5M (menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan, mencegah kerumunan, mengurangi mobilitas),” imbuhnya.

Dalam kegiatan ini juga hampir semua daerah di Jatim membeberkan mengalami peningkatan kasus hingga berstatus oranye untuk semua daerah, kecuali Bangkalan yang masih berstatus merah.

“Menurut para kepala daerah, lonjakan kasus ini bersumber dari pendatang dan kegiatan keramaian seperti hajatan,” kata AHY.

Madiun, misalnya, selama 7 bulan pertama sempat menjadi yang terendah, mengalami lonjakan kasus karena orang berbondong-bondong datang ke Madiun. Peningkatan kasus pun terjadi dalam skala yang berbeda-beda.

Para kepala daerah menyampaikan strategi yang dilakukan untuk menanggulanginya adalah memperkuat fasilitas kesehatan, memperkuat pelaksanaan PPKM Mikro, terus menjalankan vaksinasi, dan berharap agar transparansi serta akurasi data lapangan di daerah tetap dijaga.

Teleconference dihadiri oleh Wagub Jatim Emil Dardak; Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji; Wakil Bupati Trenggalek Syah M. Natanegara; Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati; Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa; Bupati Lamongan Yuhronur Efendi; Wakil Bupati Lamongan Kiai Abdul Rouf; Wakil Bupati Tuban Riyadi; Walikota Malang H. Sutiaji; Bupati Madiun Ahmad Dawami; Bupati Magetan Pak Suprawoto; dan Walikota Madiun Maidi.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dalam telekonferensi ini didampingi oleh Sekretaris Jenderal Teuku Riefky, Wakil Sekjen Agust Jovan Latuconsina, Kepala Badan Komunikasi Strategis/Koordinator Juru Bicara Herzaky Mahendra Putra, dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan DPP Partai Demokrat Tomi Satryatomo.[prs]

  • Bagikan