Wibi Ajak Masyarakat Jaga Surga Burung di Pantai Utara Jakarta

  • Bagikan
Wibi Ajak Masyarakat Jaga Surga Burung di Pantai Utara Jakarta
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Status keanekaragaman hayati di kota-kota besar di Indonesia, seperti DKI Jakarta sangat ditentukan oleh munculnya faktor pendorong dan penekan.

Demikian disampaikan Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, dalam memperingati Hari Keanekaragaman Hayati 2021.

Wibi menjelaskan, faktor pendorong yang menyebabkan hilangnya habitat dan penurunan daya dukung pada habitat, yakni peningkatan jumlah penduduk, kebijakan pemerintah, kelemahan penegakkan hukum, juga perubahan iklim.

“Keanekaragaman hayati merupakan isu yang sangat strategis baik di tingkat domestik, regional maupun internasional. Maka dari itu, penting untuk kita jaga,” kata Wibi kepada wartawan, Minggu (23/5/2021).

Politisi muda yang dikenal peduli dengan aksi-aksi sosial dan lingkungan ini berharap masyarakat di ibu kota dapat menjaga atau melindungi. Sebab, kata Wibi, keanekaragaman hayati di DKI memberikan nilai jasa lingkungan yang sangat tinggi, dan merupakan aset pembangunan sangat penting.

Untuk di DKI Jakarta, dirinya mencontohkan Pulau Rambut. Pulau yang ditetapkan sebagai Suaka Margasatwa. Pulau yang wilayahnya masuk Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu, Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu.

“Pulau Rambut ini dikenal sebagai ‘sorga burung di pantai Jakarta Utara’. Bahkan, kawasan ini merupakan habitat terakhir burung yang menjadi mascot DKI Jakarta, si Elang Bondol (Haliaetus indus),” kata Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta ini.

Bukan cuma itu, potensi wisata kawasan Pulau Rambut dapat pula dikembangkan dan dimanfaatkan, khususnya untuk tujuan wisata terbatas. Sebab, pulau itu dihuni oleh puluhan ribu jenis burung (terutama burung air), tempat hidup Biawak, ular dan dapat dinikmati sebagai panorama alam yang sangat menarik.[prs]

  • Bagikan
Loading...