Connect with us

Headline

Waka DPR RI Muhaimin Iskandar: Perbesar Peluang Produk Dalam Negeri

Diterbitkan

Pada

Waka DPR RI Muhaimin Iskandar: Perbesar Peluang Produk Dalam Negeri
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Kesenjangan distribusi vaksin Covid-19 antara negara maju dan negara berkembang saat ini mendapat perhatian Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar.

Kondisi yang mengkhawatirkan mengkhawatirkan diharapkan mampu menjadi peluang bagi pemerintah dan pihak-pihak lain yang bergotong-royong memproduksi sendiri Vaksin Covid-19.

“Kami mendorong semua pihak tidak mengedepankan ego sektoral untuk melihat peluang berkembanganya produksi vaksin dalam negeri seperti Vaksin Merah Putih atau Vaksin Nusantara. Peluang sekecil apapun kemungkinan kemungkinan produksi vaksin dalam negeri harus kita ambil mengingat distribusi vaksin antara negara maju dan berkembang negara kian jomplang, ”ujarnya, Sabtu (22/5/2021).

Pria yang mulai dikenal dengan Gus Ami ini menjelaskan, memberikan distribusi vaksin di dunia ini akan menyulitkan peringkat dari negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Negara-negara yang berkembang akan saling berebut mendapatkan jatah vaksin bagi penduduknya.

“Keterbatasan akses vaksin bagi negara yang berkembang akan menyulitkan upaya jaminan komunal (kekebalan kelompok). Jika kondisi ini terjadi maka upaya untuk menghentikan dampak pandemi akan semakin sulit, ”katanya.

Kata dia, dampak pandemi Covid-19 di bidang Kesehatan, ekonomi, sosial, dan budaya menurutnya begitu luar biasa. Jumlah korban meninggal akibat Covid-19 mencapai puluhan ribu jiwa. Ribuan triliunan anggaran negara telah dikucurkan untuk mengurangi dampak negatif pandemi di sektor kesehatan, ekonomi, sosial, dan budaya.

“Saat ini harapan satu-satunya agar pandemi berakhir adalah terciptanya kawanan kekebalan melalui vaksinasi. Masalahnya akses terhadap produksi vaksin dunia tidak adil di mana ada dominasi dari negara-negara maju yang memiliki sumber daya kuat, ”imbuhnya.

Gus Ami kedekatan agar semua pihak mendorong korban vaksin produksi dalam negeri seperti Vaksin Merah Putih dan Vaksin Nusantara. Beberapa waktu lalu polemik produksi dalam negeri yakni Vaksin Nusantara begitu mengemuka.

“Di kalangan pakar masih ada kemungkinan terjadi efektifitas Vaksin Nusantara. Namun bagi kami apapun kemungkinan produksi itu tidak boleh menghalangi proses penemuan potensi vaksin dalam negeri yang bisa cepat diproduksi dan aman bagi masyarakat, ”harapnya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Berbicara dalam KTT Kesehatan Global yang bertanggung jawab atas tanggung jawab distribusi vaksin Covid-19 dunia. Di mana saat ini hampir 83 persen produksi vaksin Covid-19 dunia yang didistribusikan untuk negara-negara maju.

Sedangkan negara-negara berkembang hanya mendapatkan 17 persen sisanya. Padahal kebutuhan vaksin di negara-negara berkembang mencapai 47 persen produksi vaksin dunia.(ilm)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Kunjungi Tasta Tabanan Wildlife Park, Bamsoet Dukung Konservasi Flora Fauna

Diterbitkan

Pada

Penulis

Kunjungi Tasta Tabanan Wildlife Park, Bamsoet Dukung Konservasi Flora Fauna
Baca Berita

DPD

Pasar Tradisional Mulai Bergeliat, Ketua DPD RI Minta Prioritas Vaksin ke Pedagang

Diterbitkan

Pada

Penulis

Pasar Tradisional Mulai Bergeliat, Ketua DPD RI Minta Prioritas Vaksin ke Pedagang
Baca Berita

Headline

Kepala Daerah Diminta Tak Manfaatkan Bansos untuk Pencitraan Politik

Diterbitkan

Pada

Penulis

Kepala Daerah Diminta Tak Manfaatkan Bansos untuk Pencitraan Politik
Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komaruddin (ist/net/IDNTimes)
Baca Berita
Loading...