Usai Tembaki Rombongan Kapolres, KKB Rusak Jalan dan Jembatan di Maybrat

  • Bagikan
Usai Tembaki Rombongan Kapolres, KKB Rusak Jalan dan Jembatan di Maybrat
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Aksi teror yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Maybrat, Papua Barat tak hanya menembaki rombongan Kapolres Maybrat.

Sehari setelahnya, mereka merusak akskes jalan dan satu-satunya jembatan utama yang menghubungkan kampung Aimasa dengan Kampung Aisa, Kabupaten Maybrat, Selasa (11/5/2021).

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi saat dikonfirmasi, Rabu (12/5/2021) malam mengatakan, pihaknya masih akan melakukan pengecekan kepada Kapolres Maybrat terkait kejadian tersebut.

“Nanti saya cari data dulu dari Kapolresnya” ungkap Kombes Pol Adam Erwindi, Rabu (12/5/2021) malam.

Sementara Kapolres Maybrat Kompol Bernadus Okoka yang dikonfirmasi enggan memberikan keterangan terkait kejadian gangguan keamanan tersebut. Dia mengatakan, seluruh informasi langsung melalui Kabid Humas Polda Papua Barat.

“Berita terbaru bisa konfirmasi kepada Kabid Humas Polda Papua Barat (tentang) adanya pengerusakan jembatan dan jalan oleh OTK (orang tidak dikenal),” ujar Kapolres melalui sambungan telepon selulernya, Rabu (12/5/2021) malam.

Namun dari informasi yang didapatkan MNC Portal Indonesia, kejadian tersebut terjadi pada Selasa pagi hingga malam hari (11/5/2021). Jembatan yang dirusak adalah jembatan yang menghubungkan dua daerah yakni Kampung Aimasa dengan Kampung Aisa.

“Pengerusakan jalan dan jembatan oleh orang tak dikenal, sebagai masyarakat kami tadi pagi (Rabu 12 Mei 2021) langsung melaporkan kepada pihak Kepolisian Polres Maybrat, Kami warga tidak bisa masuk ke kampung sebelah karena jalan dan jembatan sudah di rusak, pohon-pohon ditebang menutup jalan yang biasanya kami lalui,” ungkap salah seorang warga Maybrat yang enggan namanya diberitakan, Rabu (12/5/2021).

Menurut sumber yang terpercaya akibat kejadian itu warga yang berada di wilayah Distrik Aifat Timur dan Aifat Timur Jauh seluruhnya terisolasi karena jalan tersebut dan jembatan itu merupakan jalan satu-satunya untuk warga melintas.

“Untuk warga terisolasi yang ada di sebagian aifat Timur dan Aifat timur jauh seluruhnya terisolasi karena hanya satu satunya jalan tersebut,” ujarnya.(Din)

  • Bagikan
Loading...