Connect with us

Politik

Survei Puspoll: Mayoritas Publik Tak Peduli dengan Koalisi Poros Islam

Diterbitkan

Pada

Survei Puspoll: Mayoritas Publik Tak Peduli dengan Koalisi Poros Islam
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Survei yang dilakukan oleh Puspoll Indonesia menyatakan mayoritas publik tidak peduli dengan kehadiran koalisi poros Islam. Hal itu terungkap berdasarkan survei dengan metode wawancara tatap muka sepanjang 20-29 April 2021.

“Tingkat pengetahuan atau akses publik (awareness) terhadap pemberitaan dan perbincangan terkait wacana koalisi poros Islam masih rendah. Hanya 14,8 persen responden yang menjawab pernah mendengar dan 59,4 persen yang menjawab tidak atau belum mendengar wacana tersebut,” ujar Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia, Muslimin Tanja, dalam pemaparannya, Minggu (23/5/2021).

“Jadi, tingkat awareness masih rendah,” lanjutnya.

Dari 14,8 persen itu, Muslimin berujar sebanyak 46 persen responden yang menilai koalisi poros Islam akan terbentuk. Sementara 43 persen menyatakan tidak yakin dan 11 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

Lebih lanjut, dari 14,8 persen ditemukan sekitar 41,8 persen yang meyakini bahwa poros islam jika terbentuk akan memperjuangkan kepentingan-kepentingan umat Islam.

“Sementara yang menjawab tidak yakin sebanyak 32,1 persen dan yang menjawab tidak terlalu peduli dengan koalisi poros islam sekitar 14,7 persen,” kata Muslimin.

Menurut dia, pilihan konstituen (pemilih) khususnya parpol Islam terhadap figur calon presiden tidak mengerucut ke satu nama, tetapi terbagi ke beberapa nama calon.

Survei yang dilakukan ini menggunakan metode penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling) dengan memerhatikan urban/rural dan proporsional antara jumlah sampel dengan jumlah pemilih di setiap provinsi.

Jumlah sampel sebanyak 1.600 responden, margin of error +/- 2,45 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

“Unit sampling primer survei (PSU) ini adalah desa/kelurahan dengan sampel kelurahan yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia,” pungkas Muslimin.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Tragedi Kudatuli, Sekjen PDIP: Perjuangan Belum Selesai Demi Menuntut Kebenaran

Diterbitkan

Pada

Penulis

Tragedi Kudatuli, Sekjen PDIP: Perjuangan Belum Selesai Demi Menuntut Kebenaran
Baca Berita

Headline

Rawan Korupsi, Fahri Hamzah Minta Pemerintah Perbaiki Data Kependudukan

Diterbitkan

Pada

Penulis

Rawan Korupsi, Fahri Hamzah Minta Pemerintah Perbaiki Data Kependudukan
Baca Berita

Headline

Jokowi Blusukan ke Apotek Cek harga, Ngabalin: Kenapa Kalian yang Kejang-kejang?

Diterbitkan

Pada

Jokowi Blusukan ke Apotek Cek harga, Ngabalin: Kenapa Kalian yang Kejang-kejang?
Baca Berita
Loading...