Connect with us

Politik

Soal Usulan Dana Bantuan Keuangan untuk Partai, Nasdem Sebut Partai Harus Mandiri

Diterbitkan

Pada

Soal Usulan Dana Bantuan Keuangan untuk Partai, Nasdem Sebut Partai Harus Mandiri
Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya (ist/net)

Realitarakyat.com – Dana bantuan keuangan partai dari APBN maupun APBD, sejatinya diberikan hanya untuk kebutuhan administrasi. Biarkan relasi konstituen dan partai yang mereka dukung, terbangun dengan sendirinya.

Demikian disampaikan Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya, di Jakarta, Jumat (30/4/2021).

“Kami di Nasdem berpikir partai juga harus mandiri. Pendanaan negara hanya untuk administrasi saja. Biarkan relasi konstituen dan partai yang mereka dukung terbangun. Titik sambungnya adalah donasi,” katanya.

Dia enggambarkan Presiden pertama Soekarno pernah ditanya terkait roh parpol, ketika berdiskusi di belakang Istana Negara. Pertanyaan yang dilontarkan dalam diskusi itu yakni “apabila ketua adalah kepala, dan para kader adalah kaki, maka siapa roh parpol itu?”.

Willy menuturkan, ada seorang peserta diskusi menjawab bahwa rohnya adalah ideologi. Namun, menurut Willy sebagaimana referensi yang dibacanya, Soekarno menjawab berbeda.

“Tidak, kata Bung Karno. Rohnya adalah iuran anggota. Jadi Bung Karno saja sudah omong seperti itu. Jadi jangan kita melupakan sejarah dan menegasikan realitas yang kita perjuangkan bersama yakni kebebasan berekspresi,” kata Willy, mengutip pernyataan Bung Karno.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengusulkan agar setiap parpol diberikan bantuan dana politik hingga Rp 1 triliun per tahun. Syaratnya, menurut Ganjar, sistem kepartaian harus disederhanakan. Setidaknya cukup lima parpol yang ada di parlemen. Ganjar optimistis bantuan itu bisa menekan potensi korupsi kader partai.

“Ide Ganjar tersebut bisa dipraktikkan bila memang jumlah parol sedikit dengan cara diseleksi. Masalahnya, sistem yang dibangun di Indonesia adalah sistem multi partai. Sistem multipartai sekarang kan ekspresi dari kebebasan demokrasi dan anak kandung Reformasi. Itu yang harus kita lihat,” ujar Willy. (ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Hakim PN Jakpus Tolak Gugatan Kader Demokrat Moeldoko ke AHY

Diterbitkan

Pada

Hakim PN Jakpus Tolak Gugatan Kader Demokrat Moeldoko ke AHY
Baca Berita

Politik

NasDem Dukung Langkah Pemerintah Indonesia Hentikan Agresi Militer Israel di Palestina

Diterbitkan

Pada

NasDem Dukung Langkah Pemerintah Indonesia Hentikan Agresi Militer Israel di Palestina
Baca Berita

Politik

Minta AS Hentikan Aksi Agresi Israel di Palestina, PKS Kirim Surat Terbuka ke Presiden Biden

Diterbitkan

Pada

Minta AS Hentikan Aksi Agresi Israel di Palestina, PKS Kirim Surat Terbuka ke Presiden Biden
Baca Berita
Loading...