Connect with us

Hukum

Setara: Tes Wawasan Kebangsaan Upaya Cegah Intoleransi dan Radikalisme di KPK

Diterbitkan

Pada

Setara: Tes Wawasan Kebangsaan Upaya Cegah Intoleransi dan Radikalisme di KPK
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Ketua Badan Pengurus Setara Institute Hendardi mengatakan tes wawasan kebangsaan yang merupakan salah satu syarat alih status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah bagian atau upaya pemerintah mencegah intoleransi dan radikalisme di instansi tersebut.

“Hal yang bisa dipastikan adalah justru pemerintah saat ini sedang giat menangani intoleransi dan radikalisme yang terus mengikis ideologi Pancasila,” kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (6/5/2021).

Tidak hanya di lembaga antirasuah saja, namun upaya mencegah adanya intoleransi dan radikalisme juga dilakukan di lingkup pemerintah lainnya misal instansi ASN, Polri, TNI hingga ranah pendidikan yakni universitas dan sekolah-sekolah.

“Jadi siapa pun yang dalam dirinya bersemai intoleransi dan radikalisme, maka bisa saja tidak lolos uji moderasi bernegara dan beragama,” ujar dia.

Terkait informasi tidak lolosnya sejumlah pegawai KPK dalam alih status menjadi ASN, menurutnya adalah hal biasa dan tidak perlu memantik perdebatan. Ada yang lolos dan ada yang gagal merupakan hal yang lumrah.

Tes ASN biasa dilakukan secara kuantitatif dan objektif termasuk biasanya menggunakan vendor pihak ketiga. Untuk KPK yang melakukan tes adalah Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Senada dengan itu, Pakar hukum Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Yenti Garnasih menilai alih status pegawai KPK menjadi ASN merupakan hal yang wajar.

Menurutnya, meskipun para pegawai KPK menjadi ASN tetap diberikan ruang untuk independen dalam memberantas korupsi di Tanah Air.

“Saya tidak setuju ada istilah kalau jadi ASN menjadi tidak independen sementara penyidik korupsi itu ada di polisi dan kejaksaan,” katanya.[prs]

 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Tiga Pejabat di Kabupaten Jember Serahkan Diri ke Kejaksaan

Diterbitkan

Pada

Penulis

Tiga Pejabat di Kabupaten Jember Serahkan Diri ke Kejaksaan
Baca Berita

Headline

Tidak Terima Di Fitnah Dua Peneliti ICW, Moeldoko Lapor Ke Polisi, Humas Polri : Dalam Waktu Dekat Kita Akan Panggil

Diterbitkan

Pada

Penulis

Tidak Terima Di Fitnah Dua Peneliti ICW, Moeldoko Lapor Ke Polisi, Humas Polri : Dalam Waktu Dekat Kita Akan Panggil
Baca Berita

Hukum

Begini Konstruksi Suap Pengadaan Barang dan Jasa di Kalsel

Diterbitkan

Pada

Penulis

Begini Konstruksi Suap Pengadaan Barang dan Jasa di Kalsel
Baca Berita
Loading...