Connect with us

Hukum

Ruang Kerja Aziz Digeledah, Fahri Hamzah: Legislatif Telah Beralih Jadi Lembaga yang Diawasi

Diterbitkan

Pada

Ruang Kerja Aziz Digeledah, Fahri Hamzah: Legislatif Telah Beralih Jadi Lembaga yang Diawasi
Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah (ist/net)

Realitarakyat.com – Mantan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan, penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di ruang kerja Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin yang tidak didasari adanya status yang jelas, menunjukan beralihnya fungsi legislatif, dari lembaga pengawas menjadi yang diawasi.

“Ini perlu dicermati, karena itu penggeledahan ruang pimpinan DPR itu, tanpa tersangka sebenarnya adalah puncak dari beralihnya fungsi DPR sebagai pengawas menjadi lembaga yang diawasi,” ujar Fahri Hamzah, kepada wartawan, di Jakarta, Sabtu (1/4/2021).

Dia juga mengatakan, saat ini DPR nyaris mengalami kematian total. Sebab, kata Wakil Ketua Partai Gelora ini, elanvital (daya dorong) sebagai wakil rakyat dalam menjaga jalannya pemerintahan, itu berhenti,” ujarnya menambahkan.

Yang menambah kekhawatirannya, lanjut Fahri, ketika tidak adanya perlawanan yang diperlihatkan dari para legislator yang memilki fungsi dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

“Dan itu kembali kalau kita tarik kebelakang, akarnya itu ada pada krisis partai politik (Parpol), diantara krisis ialah ketika Parpol berhenti menjadi lembaga pemikiran dan menjelma menjadi elemen kekuasaan,” papar wakil ketua umum DPN Partai Gelora Indonesia itu.

Padahal, masih dikatakan Fahri, membuat Parpol sebagai medium agregasi dari realitas publik dalam satu mesin pemikiran atau lembaga pemikiran yang kemudian produksinya adalah ide untuk membuat Undang-Undang, mengawasi negara, bahkan untuk menjalankan pemerintahan. Dan itu makna Parpol sebagai think thank, sebagai lembaga pemikiran.

“Nah, sekarang karena dia menjelma menjadi alat kekuasaan, terutama dalam Pilkada dan dalam formasi kekuasaan, akhirnya kemudian krisis terjadi, Parpol jangankan memikirkan bangsa, memikirkan apa yang terjadi pada dirinya sendirinya saja sudah tidak sanggup,” kata dia.

“Krisis ini adalah krisis yang besar sekali, makannya diperlukan reformasi Parpol di Indonesia,” pungkasnya. (ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

Kepolisian Menemukan Ada Unsur Pidana Dalam Kasus Ledakan Mercun di Kebumen

Diterbitkan

Pada

Kepolisian Menemukan Ada Unsur Pidana Dalam Kasus Ledakan Mercun di Kebumen
Baca Berita

Headline

Umar Patek Terpinada Kasus Bom Bali Dapat Remisi

Diterbitkan

Pada

Umar Patek Terpinada Kasus Bom Bali Dapat Remisi
Baca Berita

DPD

Ketua DPD Kutuk Aksi Pembunuhan Empat Warga di Poso

Diterbitkan

Pada

Penulis

Ketua DPD Kutuk Aksi Pembunuhan Empat Warga di Poso
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti (ist/net)
Baca Berita
Loading...