1

Rapat Perdana dengan DPR, Bahlil Sebut Sudah Bisa Buat Regulasi Soal Investasi

Realitarakyat.com – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia melakukan rapat kerja (raker) perdana bersama Komisi VI DPR RI sebagai menteri investasi, Senin (31/5/2021).

Dalam raker tersebut, Bahlil memaparkan setelah menjadi Menteri Investasi, ia sudah bisa membuat regulasi yang mengatur tata kelola investasi di Indonesia untuk kedepannya.

“Jadi regulasi iya, kita koordinasikan, kita eksekusi juga. Jadi regulasi, koordinasi, eksekusi,” kata Bahlil, saat rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan.

Selain itu, Bahlil menyebut ada penambahan dua deputi dalam struktur organisasi, yaitu Deputi Investasi Bidang Hilirisasi Strategis untuk meningkatkan nilai tambah dan Deputi Tentang Teknologi Informasi Penanaman Modal yang akan mengcover urusan Sistem Online Single Submission (OSS).

“Sebelumnya itu ada 6 deputi. Kita akan membuat roadmap hilirisasi sumber daya alam kita. 20 tahun perikanan kita mau jadi seperti apa, sumber daya alam kita yang lain pun demikian. Jadi kita akan melakukan koordinasi, sinkronisasi, dan penetapan dengan kementerian teknis,” bebernya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Mohamad Hekal menanyakan apakah Bahlil cukup disebut Menteri Investasi saja atau tetap perlu menggunakan Kepala BKPM. Bahlil menjawab jika ia bisa disebut Menteri Investasi/Kepala BKPM.

“Saya pikir dua-duanya bisa karena di kementerian itu tidak ada fungsi koordinasinya, yang ada di BKPM,” pungkas Bahlil.[prs]