Connect with us

DPR

Rachmat Gobel: Target ‘Tax Amnesty’ Jilid II harus Tepat Sasaran

Diterbitkan

Pada

Rachmat Gobel: Target ‘Tax Amnesty’ Jilid II harus Tepat Sasaran
Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) Rachmat Gobel menekankan agar rencana pemerintah untuk memberikan tax amnesty jilid II ini harus jelas tujuannya serta target sasarannya.

Pemberian amnesti ini juga harus diberikan kepada pelaku ekonomi kecil, sehingga tidak hanya fokus pada pengusaha ekonomi besar.

“Jangan sampai cuma memutihkan dana di luar negeri tapi gagal melakukan repatriasi. Harus ada kombinasi keduanya,” kata Gobel dalam keterangan persnya, Sabtu (22/5/2021).

Menurutnya, pemberian tax amnesty jilid pertama pada beberapa waktu lalu belum mampu menjaring uang milik pengusaha yang disimpan di luar negeri untuk kembali ke Tanah Air.

Dia menjelaskan, pemberian tax amnesty kepada pelaku ekonomi kecil dapat diberikan sebagai bentuk dukungan dan kepedulian pemerintah sebab program seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) banyak mengalami hambatan. Hambatan tersebut lantaran petani, pedagang kecil, peternak, dan nelayan terkena Otoritas Jasa Keuangab (OJK) Checking atau yang dikenal sebagai Bank Indonessi (BI) Checking.

Hal itu menyebabkan pelaku ekonomi kecil ini gagal mendapatkan kredit untuk mengembangkan usahanya di bidang pertanian, peternakan, perdagangan, dan beragam usaha mikro, kecil, dan menengah lainnya. Padahal sesuai visi Presiden Joko Widodo tentang membangun dari pinggiran dan dari desa ditekankan prioritas untuk menata dan memihak ekonomi kecil serta ekonomi desa.

“Itu artinya pedagang kecil, petani, nelayan, dan peternak,” ujarnya.

Gobel mengatakan, dukungan pemerintah terhadap ekonomi kecil akan memiliki multiplier effect karena mampu menyerap banyak tenaga kerja.

Terlebih lagi, di sektor pertanian dan peternakan menyangkut ketahanan nasional dan fundamental ekonomi nasional karena terkait dengan ketahanan serta kedaulatan pangan nasional. “Namun dalam praktiknya ada hambatan tadi. Ini harus diselesaikan. Perlu terobosan, keberanian, dan pemihakan,” ujar Gobel. (ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPR

Legislator PKS Dukung Audit Investigasi dan Restrukturisasi Utang Garuda

Diterbitkan

Pada

Legislator PKS Dukung Audit Investigasi dan Restrukturisasi Utang Garuda
Baca Berita

DPR

Walau Sudah Divaksin Nusantara, Waka Komisi IX Nihayatul Wafiroh Mengaku Masih Positif Covid

Diterbitkan

Pada

Penulis

Walau Sudah Divaksin Nusantara, Waka Komisi IX Nihayatul Wafiroh Mengaku Masih Positif Covid
Baca Berita

DPR

Anang Hermansyah Berharap  Pemilu 2024 Mendatang Parlemen Diisi Orang – Orang Profesional

Diterbitkan

Pada

Penulis

Anang Hermansyah Berharap  Pemilu 2024 Mendatang Parlemen Diisi Orang - Orang Profesional
Baca Berita
Loading...