Pesan Wapres: Kurangi Mobilitas, Lanjutkan Perjuangan Keluar dari Pandemi

  • Bagikan
masyarakat
Wapres Ma'ruf Amin/Net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengajak masyarakat Indonesia untuk keluar dari pandemi Covid-19 dengan mengurangi mobilitas. Wapres mengingatkan agar jangan sampai usaha menekan laju pandemi selama satu tahun terakhir menjadi sia-sia.

“Mari lanjutkan perjuangan untuk keluar dari pandemi Covid-19 dengan mengurangi mobilitas. Karena kita tidak ingin usaha yang telah dilakukan selama satu tahun terakhir dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini menjadi sia-sia,” kata Ma’ruf, dalam siaran pers Wakil Presiden RI, Kamis (13/5/2021).

Meski Idul Fitri tahun ini dirayakan dalam keprihatinan, Ma’ruf berharap kondisi itu tidak mengurangi makna perayaannya. Dia mengimbau masyarakat agar menjalin silaturahmi dengan sanak saudara melalui kemajuan teknologi.

“Situasi ini janganlah mengurangi makna Idul Fitri, silaturahim tetap bisa kita lakukan meskipun dengan jarak jauh melalui teknologi daring,” kata Wapres.

Silaturahmi secara daring menurutnya penting dilakukan demi keselamatan para kerabat di kampung halaman.

“Saya yakin kita mampu menghadapinya. Tetap semangat dan jangan berputus asa karena di balik kesulitan itu pasti akan ada kemudahan,” tambah Ma’ruf.

Sebelumnya, Ma’ruf Amin menyampaikan ucapan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Ucapan tersebut disampaikan lewat akun resmi Twitter @Kiyai_MarufAmin, yang diunggah pada Rabu kemarin.

“Kepada segenap umat Islam di mana pun berada, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah. Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan mengembalikan kita dalam keadaan suci serta menjadikan kita termasuk orang-orang yang mendapatkan kemenangan,” ujar Ma’ruf dalam akun itu.

Dia melanjutkan, pada suasana Hari Raya Idul Fitri kali ini semuanya masih berjuang bersama-sama menghadapi Covid-19. Demi keselamatan bersama, pemerintah kembali mengeluarkan larangan mudik.

“Karena itu, tahun ini kembali menuntut pengorbanan kita untuk tidak bertemu dengan keluarga besar di kampung halaman,” lanjut Ma’ruf. (ndi)

  • Bagikan