Connect with us

Metropolitan

Penyidik Polda Metro Jaya Panggil Direksi PT Telkomsel Soal Dugaan Korupsi

Diterbitkan

Pada

Penyidik Polda Metro Jaya Panggil Direksi PT Telkomsel Soal Dugaan Korupsi
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Penyidik Subdit V Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya akan memanggil direksi PT Telkomsel untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus membenarkan adanya laporan yang diterima pihak kepolisian terkait kasus tersebut.

“Ya laporan polisi sudah masuk. Ini masih kami didalami,” kata Yusri saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (24/5/2021).

Lebih lanjut Yusri mengatakan keduanya akan diperiksa pada Kamis (27/5/2021) dengan jadwal pemeriksaan pada pukul 10.00 WIB.

“Rencana memang hari Kamis yang terlapor akan kita undang untuk klarifikasi ke Krimsus Polda Metro Jaya,” tambahnya.

Meski demikian Yusri belum bisa menjelaskan secara rinci terkait duduk perkara yang sedang diselidiki oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, Direktur Utama PT Telkomsel Setyanto Hantoro dan Direktur Enterprise & Business Service PT Telkom Edi Witjara akan diperiksa terkait laporan dugaan korupsi pada Kamis.

Setyanto dipanggil sesuai surat Nomor: B/4381/V/RES.3.3/2021/Ditreskrimsus dan Edi Witjara sesuai surat Nomor: B/4382/V/RES.3.3/2021/Ditreskrimsus tertanggal 21 Mei 2021.

Dalam surat tersebut, kedua saksi diminta untuk menemui penyidik pada Kamis, 27 Mei 2021 sekitar jam 10.00 WIB.

Dari surat pemanggilan klarifikasi tersebut, penyidik sedang melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pengajuan proposal program sinergi “new sales broadband” Telkomsel yang diduga tidak sesuai penerapan sehingga berpotensi mengakibatkan kerugian negara, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2021.

Penyelidikan kasus ini sesuai Surat Perintah Penyelidikan Nomor: Sp.Lidik/1576/V/RES.3.3/2021/Ditreskrimsus, tanggal 6 Mei 2021. Sementara, penyelidikan kasus ini sebagai tindak lanjut dari laporan informasi Nomor: LI/107/V/RES.3.3/2021/Ditreskrimsus, tanggal 6 Mei 2021.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Metropolitan

Beda Kebijakan Bupati dengan Walikota Soal Pembatasan Mobilitas Warga Bogor di Akhir Pekan

Diterbitkan

Pada

Penulis

Beda Kebijakan Bupati dengan Walikota Soal Pembatasan Mobilitas Warga Bogor di Akhir Pekan
Bupati Bogor, Ade Yasin (ist/net)
Baca Berita

Metropolitan

Sediakan Lokasi Isolasi Pasien COVID-19, Pemkot Jakarta Selatan Gandeng TNI AU

Diterbitkan

Pada

Penulis

Sediakan Lokasi Isolasi Pasien COVID-19, Pemkot Jakarta Selatan Gandeng TNI AU
Pelaksana Tugas Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji (ist/net)
Baca Berita

Metropolitan

Gubernur Anies Berlakukan 75 Persen WFH Perkantoran di Zona Merah

Diterbitkan

Pada

Penulis

Gubernur Anies Berlakukan 75 Persen WFH Perkantoran di Zona Merah
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (ist/net)
Baca Berita
Loading...