Connect with us

Politik

Pengamat: Airlangga Sedang “Mengaspal Jalan” Menuju 2024

Diterbitkan

Pada

Pengamat: Airlangga Sedang “Mengaspal Jalan” Menuju 2024
Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno (ist/net)

Realitarakyat.com – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto, dinilai paling layak maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024. Hal itu cukup beralasan, mengingat posisi Airlangga saat ini menduduki jabatan Menko Perekonomian, sehingga cukup rasional untuk ditempatkan sebagai sosok yang paling layak menjadi calon presiden di 2024.

Pernyataan tersebut, disampaikan Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno, Jumat (30/4/2021).

Menurut Adi, saat ini Airlangga sedang “mengaspal jalan” menuju 2024 dengan melakukan safari politik bertemu petinggi-petinggi partai politik (parpol).

“Jadi memang harus segera dilakukan, membabat dan mengaspal jalan menuju 2024. Harus diakui Airlangga sudah menjadi komoditas papan atas capres 2024. Posisinya sebagai Menko Perekonomian, ketum Golkar, justru cukup rasional dan paling layak maju,” kata Adi.

Adi mengatakan Airlangga memiliki kesempatan besar untuk bisa maju pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (pilpres) 2024. Terlebih, menurut Adi, Golkar merupakan simpul politik menentukan dalam koalisi Pemilu 2024.

“Airlangga pimpinan parpol, hanya butuh satu atau dua parpol saja untuk maju sebagai capres melewati ambang batas pencalonan presiden,” kata Adi.

Terbaru, Airlangga dan petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bertemu di kantor DPP Golkar, Jakarta, Kamis (29/4/2021). Dalam pertemuan itu, dikatakan agenda yang dibahas berkaitan dengan politik identitas, ekonomi, dan masalah pembebasan pajak motor.

Adi tidak yakin safari politik tersebut hanya membahas soal politik kebangsaan semata.

“Posisi Airlangga menjelaskan banyak hal, upaya pemulihan ekonomi setelah Covid-19, politik kebangsaan dan lain-lain. Tapi di balik itu, ada wajah lain yang bisa dilihat dari silaturahmi ini, yakni jalan panjang Airlangga untuk menuju 2024,” ujar Adi.

Soal kemungkinan Golkar berkoalisi dengan PKS pada 2024, Adi melihat sangat mungkin terjadi. Terlebih, keduanya punya sejarah koalisi saat mendukung Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Keduanya tidak terlalu banyak perbedaan. Ideologi itu dalam politik kita saat ini tidak terlalu terlihat, yang sangat terlihat hanya politik kepentingan dan kekuasaan,” ujar Adi.

Tidak cuma dengan PKS, Golkar bersama Airlangga juga beberapa waktu lalu melakukan pertemuan dengan Ketum Partai Nasdem Surya Paloh dan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Airlangga juga telah bertemu dengan Ketum PPP Suharso Monoarfa.

“Jadi tergantung kepentingan, tergantung bagaimana skenario politik masing-masing partai bisa dikalkulasi nantinya,” kata Adi. (ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Hakim PN Jakpus Tolak Gugatan Kader Demokrat Moeldoko ke AHY

Diterbitkan

Pada

Hakim PN Jakpus Tolak Gugatan Kader Demokrat Moeldoko ke AHY
Baca Berita

Politik

NasDem Dukung Langkah Pemerintah Indonesia Hentikan Agresi Militer Israel di Palestina

Diterbitkan

Pada

NasDem Dukung Langkah Pemerintah Indonesia Hentikan Agresi Militer Israel di Palestina
Baca Berita

Politik

Minta AS Hentikan Aksi Agresi Israel di Palestina, PKS Kirim Surat Terbuka ke Presiden Biden

Diterbitkan

Pada

Minta AS Hentikan Aksi Agresi Israel di Palestina, PKS Kirim Surat Terbuka ke Presiden Biden
Baca Berita
Loading...