Connect with us

Nasional

Meski Belum Ada Kepastian, Menag Minta Jamaah Calon Haji Lakukan Persiapan

Diterbitkan

Pada

Meski Belum Ada Kepastian, Menag Minta Jamaah Calon Haji Lakukan Persiapan
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta agar proses persiapan haji 2021 harus dilakukan meskipun belum ada ketetapan dari pihak Saudi terkait kebijakan protokol keaehatan terhadap calon jemaah haji Indonesia, namun pelayanan dan persiapan tetap dilakukan hingga batas akhir.

“Persiapan tetap dilakukan, sampai keputusan final apakah haji 2021 dilaksanakan atau tidak,” kata Menag, saat rapat dengan jajaran Kemenag yang dilansir situs resmi Kemenag, Kamis (20/5/2021) lalu.

Menurutnya, persiapan penyelenggaran haji 2021 tetap dilakukan, mulai dari awal hingga akhir, ini dimaksudkan jika sewaktu-waktu Saudi menetapkan secara resmi terkait keberangkatan haji Indonesia, kita sudah siap dan tinggal pelaksanaanya saja.

Sebelumnya, Menag Yaqut Cholil Qoumas bersama jajarannya membahas update persiapan penyelenggaraan ibadah haji. Hadir pada dapat di rumah dinas Menag, Sekretaris Jenderal Nizar Ali serta Plt. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Khoirizi beserta jajaran pejabat eselon II.

Hadir juga tiga staf khusus Menteri Agama, yaitu: Adung Abdul Rochman, Wibowo Prasetyo, dan Ishfah Abidal Aziz.

Kepada Menag, Plt Dirjen PHU melaporkan bahwa pihaknya telah menggelar pertemuan dengan perwakilan WHO Indonesia, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Luar Negeri. Dari pertemuan itu, diketahui bahwa hingga saat ini belum ada kebijakan dari Saudi khusus terkait masalah haji.

“Sampai saat ini belum ada ketentuan mengenai kebijakan penyelenggaraan ibadah haji, termasuk yang terkait aspek kesehatan haji,” jelas Khoirizi.

Dilaporkan juga bahwa Kemenkes terus melakukan proses vaksinasi untuk jemaah haji. Data Kemenkes per 19 Mei, jemaah yang sudah divaksin lebih dari 133.360 orang (73%).

“Semua disuntik dengan vaksin Sinovac,” jelas Khoirizi.

Plt Dirjen PHU menambahkan bahwa persiapan terkait dokumen dan layanan jemaah juga terus dilakukan. Terkait waktu, jika dihitung sampai pelaksanaan wukuf di Arafah, maka waktu yang tersedia tinggal 58 hari. (ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Usai SKB Implementasi UU ITE Diteken, Mahfud MD Berharap Beri Perlindungan Bagi Masyarakat

Diterbitkan

Pada

Penulis

Usai SKB Implementasi UU ITE Diteken, Mahfud MD Berharap Beri Perlindungan Bagi Masyarakat
Baca Berita

Nasional

MUI Himbau Penyembelihan Hewan Kurban di Zona Merah Dilakukan di RPH Saja

Diterbitkan

Pada

MUI Himbau Penyembelihan Hewan Kurban di Zona Merah Dilakukan di RPH Saja
Baca Berita

Nasional

Kominfo Umumkan SKB Pedoman Implementasi UU ITE

Diterbitkan

Pada

Kominfo Umumkan SKB Pedoman Implementasi UU ITE
Baca Berita
Loading...