Connect with us

Nasional

Menlu Retno Bakal Sambangi PBB Gencarkan Diplomasi Perdamaian Israel-Palestina

Diterbitkan

Pada

Menlu Retno Bakal Sambangi PBB Gencarkan Diplomasi Perdamaian Israel-Palestina
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Pemerintah Indonesia terus berupaya menghentikan konflik kemanusiaan antara Palestina dan Israel yang terus memanas.

Salah satunya dengan Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi yang akan pergi ke kantor PBB di New York untuk melakukan diplomasi.

Demikian dikatakan, Dirjen Protokol dan Konsuler Kemenlu Andy Rachmianto kepada wartawan usai rapat dengan Komisi I DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (18/5/2021).

“Jadi rencananya bu Menteri (Retno Marsudi-red) akan ke PBB di New York untuk menggencarkan diplomasi perdamaian di Palestina,” kata Andy.

Lebih lanjut, Andy mengungkapkan, langkah tersebut diambil lantaran PBB dinilai masih banyak belum bertindak atas peristiwa krisis kemanusiaan di Palestina sana. Apalagi dengan sikap Dewan Keamanan (DK) PBB yang belum jelas atas peristiwa ini.

“Intinya kita akan mendesak dan mendiplomasi Dewan Keamanan PBB agar segera mengambil tindakan atas kejahatan kemanusiaan di Palestina. Apalagi sudah ratusan korban berjatuhan yang juga termasuk anak-anak,” ungkapnya.

Diketahui, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) menggelar pertemuan pada Minggu (16/5/2021), membahas eskalasi konflik antara Palestina dan Israel. Meski delegasi yang hadir dalam pertemuan tersebut menyayangkan terjadinya kematian warga sipil dan kerugian materiil, namun DK PBB masih belum mengambil tindakan.

Melansir New York Times, Senin (17/5/2021), dalam pertemuan itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan, kekerasan yang terus berlanjut akan semakin menjauhkan terciptanya perdamaian di kawasan itu.

“Kekerasan yang terjadi baru-baru ini hanya menghasilkan kematian, kehancuran, dan keputusasaan yang terus berulang, dan semakin menjauhkan harapan terciptanya koeksistensi dan perdamaian,” kata Guterres.

“Pertempuran harus berhenti. Harus berhenti sekarang juga,” kata Guterres melanjutkan.

Melansir Al Jazeera, serangan udara Israel di Jalur Gaza, Minggu (16/5/2021), menewaskan 42 warga Palestina, melukai puluhan lainnya, dan meratakan sedikitnya dua bangunan tempat tinggal.

Sedikitnya 192 orang, termasuk 58 anak-anak dan 34 perempuan, terbunuh di Jalur Gaza dalam sepekan terakhir. Lebih dari 1.200 orang juga dilaporkan terluka. Sementara itu, di Tepi Barat, serangan Israel menewaskan sedikitnya 13 warga Palestina.

Di sisi lain, Israel melaporkan 10 warganya tewas akibat serangan roket Hamas, termasuk dua anak-anak.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Ini Tanggapan Ngabalin Terkait Polemik Warna Cat Pesawat Kepresidenan

Diterbitkan

Pada

Penulis

Ini Tanggapan Ngabalin Terkait Polemik Warna Cat Pesawat Kepresidenan
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin (ist/net)
Baca Berita

Nasional

BMKG: Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem di 23 Wilayah Ini

Diterbitkan

Pada

Penulis

BMKG: Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem di 23 Wilayah Ini
ilustrasi (ist/net)
Baca Berita

Nasional

Ini Prosedur Warga Tak Miliki NIK Ikut Vaksinasi

Diterbitkan

Pada

Ini Prosedur Warga Tak Miliki NIK Ikut Vaksinasi
Baca Berita
Loading...