Connect with us

Daerah

Mendagri Klaim Provinsi Kepri Berhasil Kendalikan COVID-19

Diterbitkan

Pada

Mendagri Klaim Provinsi Kepri Berhasil Kendalikan COVID-19
Mendagri Muhammad Tito Karnavian. foto: ist/net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Mendagri Muhammad Tito Karnavian menilai Pemerintah Provinsi Kepri berhasil mengendalikan penyebaran COVID-19, meskipun saat ini ada tren kenaikan kasus aktif di daerah tersebut.

“Saya melihat kunci utamanya koordinasi di tingkat Forkopimda di Kepri sangat baik dan kompak. Ada di beberapa daerah tidak seperti itu, mereka bekerja masing-masing,” kata Mendagri saat meninjau KEK Galang Batang, Kabupaten Bintan, Kepri, Minggu (9/5/2021).

Faktor lain, katanya, karena adanya hubungan antara gubernur serta bupati dan wali kota se Kepri yang terjalin cukup baik. Hal itu membuat koordinasi penanganan COVID-19 antarpemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dapat berjalan maksimal.

“Kalau hubungan antarpemimpin itu sudah sangat bagus, penanganan COVID-19 akan sangat mudah. Artinya, penanganan COVID-19 di Kepri saat ini relatif under control,” jelasnya.

Kendati begitu, mantan Kapolri itu secara tegas meminta Pemprov Kepri dan seluruh elemen masyarakat tetap waspada terhadap peningkatan kasus COVID-19. Apalagi menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, lanjut dia, pada bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri relatif mengalami kenaikan. Terutama di kegiatan-kegiatan ekonomi maupun keagamaan.

Dia mencontohkan di pasar, pusat perbelanjaan, serta pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadhan. Ia tidak ingin di Kepri timbul klaster COVID-19 shalat tarawih seperti yang terjadi di Pati dan Banyuwangi.

“Jangan sampai kita lengah. Saya juga sudah melarang pejabat dan ASN melaksanakan open house Lebaran karena pasti menimbulkan keramaian,” katanya menegaskan.

Berdasarkan data Satgas COVID-19 Kepri sampai saat ini jumlah kasus terpapar di daerah itu mencapai 12.339 orang, dengan rincian kasus aktif 1.654 orang, sembuh 10.407 orang, dan meninggal dunia 278 orang. (ndi/ant)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Dalam 4 Hari, Polres Tanjungbalai Amankan 13 Orang Pelaku Premanisme dan Pungli

Diterbitkan

Pada

Penulis

Dalam 4 Hari, Polres Tanjungbalai Amankan 13 Orang Pelaku Premanisme dan Pungli
Baca Berita

Daerah

Jaksa Tuntut Lima Terdakwa Kasus Korupsi Rp. 1, 3 Triliun Bervariasi

Diterbitkan

Pada

Jaksa Tuntut Lima Terdakwa Kasus Korupsi Rp. 1, 3 Triliun Bervariasi
Baca Berita

Daerah

Gubernur NTB Ajukan Pengembangan Geopark Tambora ke Menparekraf. Bang Sandi: Kami Siap Support

Diterbitkan

Pada

Penulis

Gubernur NTB Ajukan Pengembangan Geopark Tambora ke Menparekraf. Bang Sandi: Kami Siap Support
Baca Berita
Loading...