Connect with us

DPR

Legislator Ini Tolak Rencana Mendagri Tito Jadikan Provinsi Riau Tempat Penampung Pekerja Migran Indonesia

Diterbitkan

Pada

Legislator Ini Tolak Rencana Mendagri Tito Jadikan Provinsi Riau Tempat Penampung Pekerja Migran Indonesia
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Anggota DPR Fraksi PDI-Perjuangan daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Riau, Effendy Sianipar menolak rencana Menteri Dalam Negri (Mendagri) Tito Karnavian yang meminta Pemerintah Provinsi Riau harus siap menjadi daerah penampung kepulangan pekerja migran Indonesia (PMI).

Menurutnya, jika hal itu dilakukan, maka Pemprov Riau akan kewalahan menangani kepulangan para PMI itu. Apalagi jumlah penambahan kasus baru positif Covid-19 saat ini di Provinsi Riau masih tinggi.

“Sebagai wakil rakyat dari Riau, saya meminta agar rencana atau wacana Mendagri Tito Karnavian. Untuk menjadikan Provinsi Riau sebagai pintu masuk kepulangan PMI kita yang otomatis menjadikan Riau sebagai tempat untuk karantina bagi mereka. Tolong Pak Menteri membatalkannya, jangan terlalu nekat, sudah sangat mengkhawatirkan saat ini penambahan kasus Covid-19 di Riau, 654 kasus bertambah dalam satu hari terakhir. Kalau rencana itu direalisasikan, berbahaya nantinya,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Minggu (9/5/2021).

Anggota Komisi IV DPR itu, menjelaskan sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Sudah 48.432 kasus positif Covid-19 terjadi di Riau, di mana sebanyak 1.200 orang diantaranya dinyatakan meninggal dunia.

Di tambah lagi, dengan kian semakin tingginya angka penambahan kasus positif Covid-19 baru yang belakangan ini terjadi. Fasilitas kesehatan (Faskes) untuk pasien Covid-19 di Riau pun saat ini sudah nyaris penuh dengan persentase kapasitas keterisian 70 hingga 80 persen.

“Tolong Pak Menteri pertimbangkan kembali data penemuan kasus baru positif Covid-19 di Riau yang sudah mengkhawatirkan itu. Untuk layanan fasilitas kesehatan tempat merawat pasien Covid-19 saja saat ini sudah hampir penuh, apakah Riau masih belum dianggap kewalahan dengan masalah yang sudah ada sekarang,” jelasnya.

Selain itu, Anggota DPR dapil Riau I itu juga turut menghimbau kepada masyarakat Riau khususnya. Untuk senantiasa menaati peraturan pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran kasus Covid-19, serta selalu menerapkan protokol kesehatan demi keselamatan bersama.

“Mari kita taat aturan yang ada, tolong kita semua untuk terus menerapkan protokol kesehatan jangan lalai. Covid-19 masih ada, ayolah kita perangi bersama-sama,” pukasnya.

Sebelumnya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Riau harus siap menerima kedatangan pekerja migran Indonesia (PMI) yang hendak pulang ke Tanah Air, apabila Batam sudah kesulitan menangani karantina “pahlawan” devisa.

“Prinsipnya, kalau di sini sudah kesulitan menahan arus, bahkan perlu pengalihan arus juga, mereka harus siap,” kata Menteri usai meninjau proses kedatangan PMI dari Malaysia saat tiba di Pelabuhan Internasional Batam Centre Kota Batam Kepulauan Riau, Sabtu (8/5/2021).[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPR

DPR Optimis Perekonomian Indonesia di Triwulan I-2021 Terus Membaik

Diterbitkan

Pada

DPR Optimis Perekonomian Indonesia di Triwulan I-2021 Terus Membaik
Baca Berita

DPR

Baleg DPR Setujui Pembentukan Tiga RUU Pengadilan Tinggi di Beberapa Provinsi

Diterbitkan

Pada

Baleg DPR Setujui Pembentukan Tiga RUU Pengadilan Tinggi di Beberapa Provinsi
Baca Berita

DPR

Dasco Tegaskan Draf RUU KUP Belum Sampai di DPR

Diterbitkan

Pada

Dasco Tegaskan Draf RUU KUP Belum Sampai di DPR
Baca Berita
Loading...