Larangan Mudik Berjalan, Jasa Marga Sebut 84.083 Kendaraan Keluar Jabodetabek

  • Bagikan
Larangan Mudik Berjalan, Jasa Marga Sebut 84.083 Kendaraan Keluar Jabodetabek
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Larangan mudik Lebaran 2021 resmi diberlakukan sejak Kamis, 6 Mei. Jasa Marga mencatat ada 84.083 kendaraan yang keluar dari Jabotabek via tol pada hari pertama larangan mudik tersebut.

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga, Dwimawan Heru, mengatakan angka tersebut mengalami penurunan dibanding lalu lintas normal. Angka tersebut merupakan akumulatif di tiga gerbang tol utama, yakni GT Cikampek, GT Cikupa, dan GT Jagorawi.

“Pada periode H-7 Lebaran, Jasa Marga mencatat total 84.083 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek melalui arah timur, arah barat, dan arah selatan. Angka ini turun 37,6 persen dari lalu lintas (lalin) normal sebesar 134.665 Kendaraan,” ujar Heru dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/5/2021).

Adapun distribusi 84.083 kendaraan itu melalui 3 arah dengan rincian 33,8 persen dari arah timur, 39,2 persen dari arah barat, dan 27 persen dari arah selatan. Berikut rinciannya:

ARAH TIMUR

– GT Cikampek Utama, dengan jumlah 14.069 kendaraan meninggalkan Jakarta, turun sebesar 52,7% dari lalin normal 29.775 kendaraan.
– GT Kalihurip Utama, dengan jumlah 14.367 kendaraan meninggalkan Jakarta, turun sebesar 49,4% dari lalin normal 28.398 kendaraan.
Total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Timur adalah sebanyak 28.346 kendaraan, turun sebesar 51,1% dari lalin normal 58.153 kendaraan.

ARAH BARAT

Lalin meninggalkan Jakarta menuju arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 32.932 kendaraan, turun 28,7% dari lalin normal 46.191 kendaraan.

ARAH SELATAN

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Selatan melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 22.715 kendaraan, turun sebesar 25,1% dari lalin normal 30.321 kendaraan.

Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk mengikuti aturan pemerintah terkait larangan mudik pada 6-17 Mei 2021. Bagi warga yang melakukan perjalanan dalam negeri dengan kategori dikecualikan seperti kendaraan pelayanan distribusi logistik, keperluan kerja/dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga, ibu hamil (didampingi 1 anggota keluarga) dan kepentingan persalinan, agar dapat melengkapi dokumen persyaratan antara lain surat izin keluar masuk (SIKM) dan hasil negatif tes RT-PCR maks 3×24 jam/hasil negatif tes rapid antigen maks 2×24 jam/hasil negatif GeNose C19 sebelum keberangkatan.[prs]

  • Bagikan
Loading...