Connect with us

DPR

Kritisi Utang Indonesia, Sartono: Upayakan Jangan Tambah Terus

Diterbitkan

Pada

Kritisi Utang Indonesia, Sartono: Upayakan Jangan Tambah Terus
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat (FPD), Sartono Hutomo kembali kritisi soal utang Pemerintah yang kian membengkak. Menurutnya terdapat banyak indikator yang perlu dicermati untuk mengetahui kondisi utang pemerintah.

“Salah satunya, tingkat kesanggupan melunasi utang (solvabilitas). Terjaganya kemampuan melunasi utang harus benar-benar dipastikan pemerintah dan disampaikan secara terbuka kepada publik, kapan pun,” jelas Sartono dalam keterangannya, Jumat (21/5/2021).

Hal ini disampaikan anggota Komisi VII DPR RI ini saat menyampaikan interupsi dalam dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (20/5/2021).

Menurut Sartono, prinsip kemampuan melunasi ini sejalan dengan definisi kesinambungan fiskal terkait kemampuan menjaga tingkat layanan dan kebijakan fiskal tanpa perubahan signifikan serta mampu melunasi utang di masa depan.

“Terlepas dari soalan dampak pandemi, defisit yang makin lebar membutuhkan penarikan utang baru yang makin besar. Pada saat bersamaan, utang lama yang jatuh tempo pun makin bertambah. Padahal besaran pembiayaan utang yang naik drastis pada tahun 2020, belum turun secara berarti pada APBN 2021,” kata politisi senior Partai Demokrat itu.

Dikatakan, kondisi utang pemerintah saat ini dan beberapa tahun ke depan sulit untuk diklaim aman. Jika terus berlanjut untuk kurun waktu yang lama dan makin besar nilainya, maka perlu diperhitungkan dampak yang muncul bagi perekonomian nasional.

“Risikonya besar. Jadi, evaluasi kemampuan mutlak diperlukan, dan upayakan jangan nambah utang terus,” pungkas Sartono.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPR

Fadli Zon Minta Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Dipertahankan

Diterbitkan

Pada

Fadli Zon Minta Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Dipertahankan
Baca Berita

DPR

46 Anggota DPR dan Staf Positif Covid-19, Gus AMI Minta Prokes Makin Diperketat

Diterbitkan

Pada

46 Anggota DPR dan Staf Positif Covid-19, Gus AMI Minta Prokes Makin Diperketat
Baca Berita

DPR

Komisi II DPR: Konflik Pertanahan, Persoalan Kronis dan Bersifat Klasik

Diterbitkan

Pada

Penulis

Komisi II DPR: Konflik Pertanahan, Persoalan Kronis dan Bersifat Klasik
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang (ist/net)
Baca Berita
Loading...