Connect with us

DPR

Komisi I DPR: Indonesia Bisa Ambil Peran Sebagai Kekuatan Dorong Kemerdekaan Palestina

Diterbitkan

Pada

Komisi I DPR: Indonesia Bisa Ambil Peran Sebagai Kekuatan Dorong Kemerdekaan Palestina
Mahfuz Sidik (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Ketua Komisi I DPR RI 2010-2016 Mahfuz Sidik menilai Indonesia saat ini bisa mengambil peran lebih sebagai kekuatan baru untuk mendorong kemerdekaan Palestina sebagai negara merdeka, di tengah melemahnya kekuatan negara-negara di kawasan timur tengah.

Menurut dia, langkah yang bisa dilakukan pemerintah Indonesia adalah dengan mendorong proses konsolidasi dan rekonsilasi dua kekuatan politik utama di Palestina yaitu Fatah dengan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Tepi Barat dan Hamas di Gaza.

“Kalau kita ingin mempercepat kemerdekaan Palestina, maka kita harus mendorong rekonsilasi dan konsolidasi kekuatan politik di Palestina untuk bersatu. Indonesia mampu mengambil posisi itu,” kata Mahfuz, dalam keterangannya, Selasa (18/5/2021).

Hal itu dikatakannya dalam diskusi bertajuk “Akankah Palestina Segera Merdeka” yang diselenggarakan Al Quds Volunteer Indonesia, Senin (17/5/2021) malam.

Menurut Mahfuz, kekuatan kawasan yang selama ini didominasi Liga Arab dan juga Iran dan Turki sedang melemah sehingga perhatian serta dukungan terhadap Palestina berkurang, termasuk soal pendanaan.

Dia menilai, beberapa negara yang tergabung di Liga Arab banyak terlibat konflik politik dan perang di kawasan sedangkan Iran masih dianggap musuh sebagian negara arab karena paham Syiah, sementara Turki menghadapi tekanan politik dan ekonomi di dalam negerinya.

“Jadi Indonesia bisa mengambil peran lebih besar, basis politik kita jelas ada di konstitusi, dari Presiden Soekarno hingga pemerintahan Presiden Jokowi sikapnya jelas, dan dukungan masyarakat juga sangat luas. Saat kekuatan di kawasan timur tengah melemah, peran Indonesia bisa semakin penting,” ujarnya.

Dia berharap pemerintahan Presiden Jokowi wujudkan kemauan politik untuk mengambil peran lebih besar dalam mendorong kemerdekaan Palestina, meskipun jalannya tidak mudah.

Menurut Sekretaris Jenderal Partai Gelora itu, Indonesia bisa menjadi kekuatan baru yang bisa menyatukan politik pemerintahan di Palestina dan masyarakatnya.

“Kita sudah punya pengalaman kemerdekaan. Indonesia juga bisa menggalang dukungan 138 negara yg sudah mengakui negara Palestina melalui jalur diplomasi internasional,” ujarnya.

Dia menjelaskan, persoalan mendasar saat ini adalah di Palestina memang masih terjadi pembelahan, tidak hanya soal wilayahnya yang terbelah antara Tepi Barat dan Gaza, tetapi juga menyangkut soal pemerintahan otoritas Palestina yang terbelah.

Menurut dia, dua kekuatan politik di Palestina antara PLO (Fatah) dan Hamas diharapkan bisa bersatu kembali untuk membentuk pemerintahan Palestina merdeka yang kokoh.

Dia menilai Palestina harus mampu menyelesaikan persoalan tersebut karena menjadi prasyarat dasar menuju kemerdekaan yang berdaulat. (ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPR

Ini Alasan DPR Perpanjang Pembahasan RUU PDP dan RUU Penanggulangan Bencana

Diterbitkan

Pada

Ini Alasan DPR Perpanjang Pembahasan RUU PDP dan RUU Penanggulangan Bencana
Baca Berita

DPR

Bansos Covid Banyak Tak Tepat Sasaran, DPR Dorong Kemensos Bertindak

Diterbitkan

Pada

Bansos Covid Banyak Tak Tepat Sasaran, DPR Dorong Kemensos Bertindak
Baca Berita

DPR

Kata Dasco, Hampir Seluruh Komisi dan AKD Terapkan Lockdown

Diterbitkan

Pada

Kata Dasco, Hampir Seluruh Komisi dan AKD Terapkan Lockdown
Baca Berita
Loading...