Connect with us

Nasional

Kedubes AS: Pers yang Bebas dan Independen Diperlukan untuk Demokrasi

Diterbitkan

Pada

Kedubes AS: Pers yang Bebas dan Independen Diperlukan untuk Demokrasi
Konsuler untuk Diplomasi Publik di Kedutaaan Besar AS di Jakarta Rachel L. Cooke (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Konsuler untuk Diplomasi Publik di Kedutaaan Besar AS di Jakarta Rachel L. Cooke mengatakan media sangat penting dalam pengembangan dan pengoperasian masyarakat yang demokratis.

“Amerika Serikat menghargai kebebasan pers sebagai komponen kunci dari pemerintahan yang demokratis,” ujar Rachel L. Cooke dalam diskusi virtual untuk memperingati World Press Freedom Day 2021, Selasa (4/5/2021).

Ia pun mengetahui bahwa masyarakat di Asia Tenggara mendorong kebebasan pers.

“Warga negara lebih aktif dan terlibat dalam pengambilan keputusan politik,” ujar dia.

Cooke mengatakan pers yang bebas dan independen sangat diperlukan untuk demokrasi yang efektif.

“Diskusi virtual yang diadakan hari ini memberi kita kesempatan untuk merayakan kemitraan kita sebagai negara demokrasi yang besar dan beragam dengan nilai kebebasan pers yang sama,” kata dia.

Pada 3 Mei, ujar dia, Amerika Serikat merayakan Hari Kebebasan Pers Sedunia dengan mengusung tema informasi sebagai publik, baik fokus pada isu-isu kontemporer, tentang kebebasan berekspresi, akses informasi dan peran layanan publik jurnalistik.

“Dengan memberi informasi kepada publik. Dengan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan,” kata dia.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri AS Antony J. Blinken mengatakan informasi dan ilmu pengetahuan adalah instrumen yang kuat, dan media yang bebas dan independen merupakan lembaga inti yang menghubungkan publik dengan informasi yang dibutuhkan untuk memajukan diri mereka, membuat keputusan yang berdasarkan informasi, dan menuntut pertanggungjawaban pejabat pemerintah.

Amerika Serikat, lanjut dia, mempromosikan kebebasan pers secara daring dan luring, serta keselamatan jurnalis dan pekerja media di seluruh dunia.

Kebebasan berekspresi dan akses ke informasi yang faktual dan akurat yang disediakan oleh media independen merupakan fondasi masyarakat demokratis yang sejahtera dan aman, kata dia.

“Di bawah naungan Deklarasi Universal HAM, kebebasan berekspresi mencakup hak seluruh individu “untuk mencari, menerima, dan membagikan informasi dan ide melalui media apa pun tanpa ada batas.” ” kata Blinken.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Risma Bakal Libatkan Mahasiswa Program Kampus Merdeka Perbaiki DTKS

Diterbitkan

Pada

Penulis

Risma Bakal Libatkan Mahasiswa Program Kampus Merdeka Perbaiki DTKS
Mensos Tri Rismaharini/Net
Baca Berita

Headline

Istana Peringatkan KKB Papua Agar Hentikan Aksi Brutal yang Tidak Miliki Rasa Kemanusiaan

Diterbitkan

Pada

Penulis

Istana Peringatkan KKB Papua Agar Hentikan Aksi Brutal yang Tidak Miliki Rasa Kemanusiaan
Baca Berita

Headline

Menkominfo Johnny G Plate Ajak Kolaborasi Multipihak Lindungi Warganet

Diterbitkan

Pada

Penulis

Menkominfo Johnny G Plate Ajak Kolaborasi Multipihak Lindungi Warganet
Baca Berita
Loading...