Connect with us

DPR

Kapten Kapal Asal India, DPR Desak Pemda Riau Perketat Pintu Masuk di Pelabuhan

Diterbitkan

Pada

Kapten Kapal Asal India, DPR Desak Pemda Riau Perketat Pintu Masuk di Pelabuhan

Realitarakyat.com – Pimpinan Komisi IX Bidang Kesehatan DPR RI, Charles Honoris, mendesak pengetatan pintu masuk ke Provinsi Riau, melalui pelabuhan. Hal tersebut seiring ditemukannya kapten kapal asal India berinisial JRM yang positif Covid-19 beberapa waktu lalu oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Dumai.

Ditegaskannya pengetatan pintu masuk bagi setiap orang baik itu warga negara asing (WNA), maupun warga negara Indonesia (WNI) yang datang dari India, harus benar-benar ditegakkan oleh Kementerian Kesehatan, sehingga upaya pencegahan penyebaran kasus positif Covid-19 dapat terus ditekan.

“Pengawasan secara ketat, di sini menjadi kewajiban dari Kementerian Kesehatan melalui KKP. Prinsipnya siapapun datang dari India dan masuk Indonesia, harus benar-benar melalui tahapan proses seleksi pengawasan kesehatan atau tracking Covid-19 yang sangat ketat,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (4/5/2021).

Diakuinya, penemuan kasus positif Covid-19 pada Kapten Kapal asal India itu saat ini menambah khawatiran, sekalipun belum dikonfirmasi dengan pasti jenis varian Covid-19 pada si Kapten Kapal tersebut. Apakah merupakan jenis dari varian Covid-19 B1617, sebagaimana jenis varian baru yang kini beredar luas di India atau tidak.

Karenanya, diharapkan penerapan protokol kesehatan dan larangan mudik di Provinsi Riau bisa berjalan dengan tertib, mengingat telah terjadinya peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 di Riau belakangan ini.

“Memang belum dikonfirmasi jenis varian Covid-19 nya apa, tapi penemuan kasus ini perlu dikhawatirkan oleh masyarakat Riau khususnya. Sehingga harapannya penerapan dari protokol kesehatan dan larangan mudik diterapkan dengan tertib di Riau,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, satu orang kapten kapal berbendera negera India terpaksa dirawat rumah sakit pemerintah karena terkonfirmasi positif Covid-19 dengan gejala berat.

Kapten inisial JRM itu sebelumnya sempat diperiksa petugas bersama 22 Anak Buah Kapal (ABK) saat kapal mereka bersandar di Pelabuhan Dumai, Provinsi Riau. Dari pemeriksaan itu, satu orang, yakni kapten kapal dinyatakan positif Covid-19.

Hal itu dibenarkan Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar Senin (3/5/2021) usai rapat koordinasi dengan Forkopimda Riau bersama bupati/walikota se-Riau secara virtual di Gedung Daerah Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru.

Gubri mengatakan, dari 22 ABK yang melakukan pemeriksaan swab, satu diantaranya, yakni kapten kapal, positif Covid-19.

“Dari 22 ABK yang diperiksa hanya satu yang positif. Yang lain hasil pemeriksaan swab negatif semua,” kata Gubri.

Syamsuar menyampaikan, kapten kapal yang positif Covid-19 mengalami gejala berat, sehingga harus dirawat di ruang ICU rumah sakit pemerintah.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPR

DPR Minta KPK Tak Berhentikan Pegawai yang Tak lolos TWK

Diterbitkan

Pada

Penulis

DPR Minta KPK Tak Berhentikan Pegawai yang Tak lolos TWK
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh (ist/net)
Baca Berita

DPR

Ketua DPR Sebut Idul Fitri Momentum Kuatkan Solidaritas di Tengah Pandemi

Diterbitkan

Pada

Penulis

Ketua DPR Sebut Idul Fitri Momentum Kuatkan Solidaritas di Tengah Pandemi
Ketua DPR RI Puan Maharani (ist/net)
Baca Berita

DPR

DPR Minta Pemerintah Tumpas Habis Jaringan MIT Poso

Diterbitkan

Pada

DPR Minta Pemerintah Tumpas Habis Jaringan MIT Poso
Baca Berita
Loading...