Janjikan Bisa Loloskan AKPOL Anggota BIN Gadungan Tipu Kades Rp 4,7 Miliar

  • Bagikan
Janjikan Bisa Loloskan AKPOL Anggota BIN Gadungan Tipu Kades Rp 4,7 Miliar
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Dua pelaku penipuan dan penggelapan berinisial FR dan AR diringkus oleh aparat kepolisian Polsek Wuluhan, Polres Jember.

Kedua pelaku diringkus polisi setelah melaporkan oleh korban MS, seorang Kepala Desa yang mengaku telah ditipu para pelaku yang mengaku sebagai anggota Badan Intelijen Negara (BIN) hingga mengalami kerugian mencapai Rp4.7 miliar.

“Tersangka berhasil meraup total uang Rp4 miliar lebih dari korban MS,” ujar Wakapolres Jember Kompol Kadek Ary Mahardika dalam pers rilis bertempat di Mapolsek Wuluhan, Rabu (26/5/2021).

Kadek mengungkapkan, modus penipuan dan penggelapan yang dilakukan dua pelaku FR dan AR yang bernama dengan korban untuk menjadi salah satu Komisaris di PT IMASCO dan mampu memasukan anak korban sebagai Taruna Akpol.

Berkat kelihaian, korban percaya dan menyetorkan sejumlah uang. Didapatkan barang bukti 7 slip setoran transfer dan 5 bukti M-banking.

Dalam melancarkan aksi kejahatannya, Tersangka FR memerintahkan AR yang mengaku sebagai keluarga dari mantan Kapolri Jenderal Pol Purn Badrodin Haiti. Selain itu pelaku juga mengaku sebagai anggota dari BIN, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Dewan Ketahanan Nasional (WANTANAS).

“Setelah ditunggu sekian lama, korban curiga. Kemudian korban korban menghubungi keluarga dari Jenderal Pol Purn Badrodin Haiti. Dari informasi yang didapat ternyata tersangka FR dan AR bukan anggota keluarga mantan Kapolri, Korban melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian,” paparnya.

Dengan gerak cepat dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Jember, pelaku berhasil ditangkap. Setelah dilakukan interogasi, pelaku menyatakan segala perbuatannya.

Dari tersangka mendapatkan sejumlah barang bukti berupa berbagai ID Card, pistol mainan, senapan angin 4,5 mm, sepatu, kaos, baju dan barang lain hasil kejahatan.

Lebih lanjut Kadek mengatakan, tersangka dapat diancam hukuman empat tahun penjara.

“Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat pasal 378 Jo pasal 372 Jo pasal 55 Jo pasal 56 ayat 1 (i) yang mengancamnya empat tahun penjara,” pungkasnya.(Ilm)

  • Bagikan