Connect with us

pariwisata

Jadi Primadona Destinasi, Menteri PUPR Sebut Tiga Hal Penting Dukung Pariwisata Candi Borobudur

Diterbitkan

Pada

Jadi Primadona Destinasi, Menteri PUPR Sebut Tiga Hal Penting Dukung Pariwisata Candi Borobudur
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, ada tiga hal untuk mendukung kawasan sekitar Candi Borobudur di Kota Magelang, Jawa Tengah (Jateng). Sehingga, dapat mendukung kawasan pariwisata tersebut menjadi salah satu primadona destinasi di tanah air.

Pertama, akses jalan tol maupun non tol yang terkoneksi dengan berbagai wilayah di sekitar wilayah pariwisata unggulan trrsebut. Sehingga akan mempermudah bagi wisatawan domestik maupun mancanegara menuju kawasan pariwisata Borobudur.

“Ketersediaan infrastruktur jalan yang memadai akan mengubah wajah kawasan,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melalui siaran pers yang diterima pada Jumat (21/5/2021).

Kedua kata Menteri Basuki, Kementerian PUPR telah memberikan bantuan dengan membangun sebanyak 785 pondok wisata (homestay),” bantuan diberikan dengan meningkatkan kualitas rumah masyarakat di sepanjang koridor tempat pariwisata sekaligus mendorong pengembangan usaha,” ujarnya.

Selanjutnya ketiga, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya membangun jaringan perpipaan untuk mendukung Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Borobudur dengan kapasitas 30 liter/detik dan 300 Sambungan Rumah (SR), pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) di 12 Desa yang dilaksanakan melalui program padat karya serta penataan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Piyungan seluas 12,5 Hektar untuk pengelolaan persampahan skala regional.

Untuk mendukung upaya pelestarian dengan memberikan penanda fisik pada titik strategis jalur masuk ke Kawasan Budaya Borobudur, Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Daerah Istimewa Yogyakarta, Ditjen Cipta Karya membangun 4 gerbang yakni Gerbang Blondo sebagai pintu masuk dari arah Semarang, Gerbang Palbapang dari arah Yogyakarta, Gerbang Kembanglimus dari arah Purworejo, dan Gerbang Klangon dari arah Kulon Progo.

Selain itu dilakukan pemindahan area parkir dan pedagang dari Zona 2 di Kompleks Candi Borobudur seluas 8,4 Hektar ke Zona 3 di Lapangan Kujon seluas 10,74 Hektar. Pekerjaan pemindahan pedagang tercantum dalam Risalah Ratas Presiden No: R-0070/Seskab/DKK/9/2019 tanggal 30 Agustus 2019 Tentang Percepatan Pengembangan Destinasi Borobudur.

Kawasan Pasar Seni Borobudur di Kujon akan dilengkapi dengan pelataran, kios cindera mata/kuliner, miltipurpose hall, galeri edukasi, taman batu, lansekap/hutan tanaman langka, ruang kreatif, feeder shuttle, area parkir, dan pendopo. (ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Sandiaga Uno Upayakan Tradisi Pacuan Kuda di Bima Masuk Wisata Nasional

Diterbitkan

Pada

Penulis

Sandiaga Uno Upayakan Tradisi Pacuan Kuda di Bima Masuk Wisata Nasional
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno (ist/net)
Baca Berita

Headline

Waspada! Cuaca Ekstrim Di 25 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang

Diterbitkan

Pada

Penulis

Waspada! Cuaca Ekstrim Di 25 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang
Baca Berita

pariwisata

Dukung Pariwisata Super Prioritas, Ditjen Hubla Kemenhub Buat 4 Unit Kapal Bottom Glass

Diterbitkan

Pada

Dukung Pariwisata Super Prioritas, Ditjen Hubla Kemenhub Buat 4 Unit Kapal Bottom Glass
Baca Berita
Loading...