Connect with us

Headline

Ingat Mulai 13 Mei, Bupati Keluarkan Surat Edaran Wisata Bromo Ditutup

Diterbitkan

Pada

Ingat Mulai 13 Mei, Bupati Keluarkan Surat Edaran Wisata Bromo Ditutup
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Wisata Bromo dan pendakian Gunung Semeru akan ditutup pada 13-23 Mei 2021 berdasarkan sejumlah arahan termasuk Surat Edaran (SE) dari Bupati Probolinggo dan Bupati Lumajang.

“Ini dinamika di lapangan,” kata Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Sarif Hidayat yang akrab disapa Ayip, Selasa (11/5/2021) sepertidikutip dari Kompas.com.

Berdasarkan informasi yang diberikan oleh Ayip, penutupan mengacu pada Surat Pengumuman Balai Besar TNBTS Nomor PG.12/T.8/BIDTEK/BIDTEK.1/KSA/5/2021.

Surat pengumuman yang ditandatangani oleh Plt. Kepala Balai Besar TNBTS Novita Kusuma Wardani, Senin, tentang Penutupan Sementara Obyek Wisata di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Dalam surat tersebut, disebutkan bahwa surat pengumuman mengacu pada SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 dan Addendum-nya.

Ada juga SE Bupati Probolinggo Nomor 556/356/426.118/2021, SE Bupati Lumajang Nomor 556/1052/427.1/2021, serta Telegram Kapolri Nomor STR/336/4/PAM.3.2./2021.

Surat pengumuman tersebut menyatakan, seluruh obyek wisata dalam kawasan TNBTS ditutup untuk aktivitas wisata dan kegiatan lainnya mulai 13 Mei pukul 00.00 WIB hingga 23 Mei pukul 23.59 WIB.

Untuk SE Bupati Probolinggo, poin nomor 1 menegaskan bahwa seluruh obyek wisata di Kabupaten Probolinggo ditutup pada periode yang sama.

Sama halnya dengan SE Bupati Probolinggo, SE Bupati Lumajang pada poin nomor 2 juga menyatakan periode penutupan yang sama.

“Penutupan tersebut merupakan ikhtiar dalam upaya mengendalikan potensi peningkatan dan atau memutus mata rantai penyebaran Covid 19 pada masa libur lebaran 2021,” seperti yang tertera dalam akun Instagram @bbtnbromotenggersemeru yang juga menyampaikan pengumuman yang sama.

Sebelumnya, Ayip mengatakan pada Senin (10/5/2021), wisata Gunung Bromo tetap dibuka selama periode larangan mudik pada 6-17 Mei dan Idul Fitri pada 13-14 Mei.

“Enggak tutup, kita tidak ada libur,” ujar dia.

Pada saat itu, dia menuturkan bahwa kunjungan wisatawan ke sana juga tidak dibatasi domisili asal wisatawan, melainkan kuota kunjungan.

“Untuk kunjungan ke kawasan wisata, kita ada pembatasan kuota. Kalau untuk asal pengunjung, kita mengikuti kebijakan pemerintah,” sambung Ayip. Untuk diketahui, kawasan TNBTS berada pada empat kabupaten yakni Lumajang, Malang, Pasuruan, dan Probolinggo.(Din)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Olimpiade Tokyo – Singkirkan Wakil Korsel, Greysia/Apriyani Tembus ke Final

Diterbitkan

Pada

Penulis

Olimpiade Tokyo - Singkirkan Wakil Korsel, Greysia/Apriyani Tembus ke Final
Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu (ist/net)
Baca Berita

DPR

Setjen DPR Melakukan Submit PMPRB dan Perjanjian Kinerja Eselon I dan II

Diterbitkan

Pada

Penulis

Setjen DPR Melakukan Submit PMPRB dan Perjanjian Kinerja Eselon I dan II
Baca Berita

Headline

Viral, Seleb Tiktok Ini Tega Menyuruh Orang Peragakan Monyet Dengan Memberi Upah Rp300 Ribu

Diterbitkan

Pada

Penulis

Viral, Seleb Tiktok Ini Tega Menyuruh Orang Peragakan Monyet Dengan Memberi Upah Rp300 Ribu
Baca Berita
Loading...