Connect with us

Hukum

Habib Rizieq Akui Tak Tau Aturan Wajib Karantina Mandiri Usai dari Luar Negeri

Diterbitkan

Pada

Habib Rizieq Akui Tak Tau Aturan Wajib Karantina Mandiri Usai dari Luar Negeri
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Terdakwa Habib Rizieq Shihab mengakui dalam persidangan bahwa dirinya tidak mengetahui peraturan yang mewajibkan setiap orang yang datang dari luar negeri untuk menjalani karantina mandiri.

Pernyataan itu ia sampaikan ketika menjawab pertanyaan jaksa penuntut umum mengenai aturan melakukan karantina mandiri kepada mereka yang baru tiba dari luar negeri.

“Saya sempat tanya ke salah seorang pengurus, ini kalau pulang bagaimana, perlu dikarantina enggak nih, nanti di Wisma Atlet? Jawabannya itu tadi, kalau ada bebas COVID-19 dari Saudi, nanti saya langsung pulang. Tapi kalau enggak punya surat, Anda dikarantina,” kata Habib Rizieq di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (10/5/2021).

Mantan Pemimpin Front Pembela Islam itu mengatakan bahwa dirinya dan keluarga juga telah terlebih dahulu melakukan tes usap di Arab Saudi dengan hasil negatif COVID-19.

Hal ini yang kemudian menjadi dasar bagi Rizieq Shihab yakin dirinya tidak perlu melakukan karantina mandiri setibanya di Indonesia.

“Yang saya tahu ini enggak perlu karantina lagi. Jadi bukan dengan sengaja saya untuk lari dari isolasi. Saya memang enggak tahu, kalau tahu saya harus isolasi,” ujar Rizieq Shihab.

Rizieq Shihab mengatakan dirinya akan membatalkan acara Maulid Nabi dan pernikahan putrinya jika sebelumnya mengetahui aturan mengenai kewajiban karantina mandiri tersebut.

“Kalau saya tahu ada kewajiban begitu, bisa jadi, acara Maulid saya batalkan. Kalau memang saya tahu, saya batalkan pernikahan, tunggu sampai 14 hari. Itu kan pembatalan soal waktu aja,” imbuhnya.

Sebelumnya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menunda sidang tuntutan kasus kerumunan dengan terdakwa Rizieq Shihab yang seharusnya diagendakan Senin ini (10/5).

Penundaan tersebut lantaran pihak terdakwa dan kuasa hukum meminta hakim untuk menghadirkan kembali saksi ahli meringankan. Rencananya sidang kembali dilanjutkan pada 17 Mei 2021.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPR

Usut Kasus Penembakan Jurnalis di Sumut, Anggota DPR Minta Polri Transparan

Diterbitkan

Pada

Penulis

Usut Kasus Penembakan Jurnalis di Sumut, Anggota DPR Minta Polri Transparan
Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi (ist/net)
Baca Berita

Hukum

Komisi III DPR Apresiasi Kinerja Kejaksaan Tangkap Buronan Adelin Lis

Diterbitkan

Pada

Penulis

Komisi III DPR Apresiasi Kinerja Kejaksaan Tangkap Buronan Adelin Lis
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni (ist/net)
Baca Berita

Hukum

Kasus BIG, Penyidik Kejari Sabu Raijua Tunggu Hasil PKN

Diterbitkan

Pada

Kasus BIG, Penyidik Kejari Sabu Raijua Tunggu Hasil PKN
Kajari Kabupaten Sabu Raijua, Agus Kurniawan (ist/net)
Baca Berita
Loading...