BNPB Minta Pejabat Satu Suara Soal Larangan Mudik

  • Bagikan
BNPB Minta Pejabat Satu Suara Soal Larangan Mudik
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menilai keputusan pemerintah untuk melarang mudik Lebaran tahun ini sebagai strategi yang tepat.

Berkaca dari tahun sebelumnya, data menunjukkan peningkatan angka positif harian pada setiap momen hari raya di Indonesia. Misalnya, pada Idul Fitri tahun lalu angka kasus positif naik sebesar 949 kasus. Dua minggu pascaLebaran 2020, tercatat ada 1.000 kasus harian pertama.

Doni mengatakan, keputusan pelarangan mudik harus diikuti seluruh pihak. Termasuk di dalamnya, pejabat pemerintah, dunia usaha, dan yang paling utama, masyarakat luas. Ia menegaskan, narasi mudik yang dikeluarkan pejabat pemerintah harus sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo.

“Tidak boleh ada satupun pejabat pemerintah yang berbeda narasinya,” kata Doni.

Lebih lanjut, Doni meminta agar pejabat pemerintah baik di pusat maupun daerah untuk giat menyosialisasikan pelarangan mudik kepada masyarakat. Peraturan ini ditetapkan demi menekan potensi kenaikan kasus positif Covid-19.

Selain itu, penerapan protokol kesehatan juga tidak boleh putus dilakukan oleh semua pihak. Masyarakat diminta terus #ingatpesanibu untuk menjalankan protokol kesehatan yang diyakini sebagai kunci keberhasilan menghindari ancaman Covid-19, yakni dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan mengurangi mobilitas.

“Tetap waspada, waspada, dan waspada. Jangan lelah untuk patuhi protokol kesehatan. Jangan mudik. Mari bersabar dan menahan diri,” kata Doni.[prs]

  • Bagikan