Connect with us

Hukum

Besok, KPK Koordinasi dengan Sejumlah Pihak Soal Nasib 75 Pegawai Tak Lolos TWK

Diterbitkan

Pada

Besok, KPK Koordinasi dengan Sejumlah Pihak Soal Nasib 75 Pegawai Tak Lolos TWK
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Polemik tak lolosnya 75 pegawai KPK lantaran tes wawasan kebangsaan (TWK) makin meruncing. Pimpinan KPK pun dilaporkan oleh Novel Baswedan Cs ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK dengan dugaan pelanggaran kode etik Pimpinan KPK serta ke Ombudsman RI dengan dugaan maladministrasi.

Di sisi lain KPK segera berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk urusan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dalam TWK itu yang dijadwalkan pada Selasa, 25 Mei 2021.

“Menindaklanjuti arahan Presiden, KPK tentu tidak bisa memutuskan sendiri terkait tindak lanjut terhadap 75 orang pegawai yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dari hasil TWK yang diselenggarakan oleh BKN tersebut,” ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (24/5/2021).

“KPK segera berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya antara lain BKN, KemenPAN RB, LAN, Kemenkum HAM dan KASN. Dijadwalkan selasa, 25 Mei 2021,” imbuhnya.

Ali belum menyebutkan detail di mana rapat koordinasi itu akan dilakukan. Ali hanya mengatakan KPK berharap ada keputusan terbaik untuk 75 pegawai KPK itu yang di antaranya adalah Novel Baswedan.

“KPK tentu berharap hasil koordinasi tersebut akan menghasilkan keputusan terbaik bagi insan KPK,” ucap Ali.

Sebelumnya pada Senin, 17 Mei 2021 Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara khusus menyoroti polemik di KPK mengenai TWK yang menjadi mekanisme alih status pegawai KPK. Jokowi selaras dengan pertimbangan Mahkamah Konstitusi (MK) bila alih status pegawai KPK menjadi ASN tidak boleh merugikan pegawai KPK sendiri.

“Hasil tes wawasan kebangsaan terhadap pegawai KPK hendaknya menjadi masukan untuk langkah-langkah perbaikan KPK baik terhadap individu-individu maupun institusi KPK dan tidak serta merta dijadikan dasar untuk memberhentikan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos tes,” ucap Jokowi kala itu.

“Kalau dianggap ada kekurangan, saya berpendapat masih ada peluang untuk memperbaiki melalui pendidikan kedinasan tentang wawasan kebangsaan dan perlu segera dilakukan langkah-langkah perbaikan pada level individual maupun organisasi,” imbuhnya.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Pinangki Masih Mendekam di Rutan Kejagung, MAKI: Jaksa Agung Lakukan Disparitas Penegakan Hukum

Diterbitkan

Pada

Pinangki Masih Mendekam di Rutan Kejagung, MAKI: Jaksa Agung Lakukan Disparitas Penegakan Hukum
Baca Berita

Hukum

KPK Telusuri Soal Pengeluaran Dana Sarana Jaya Bayar Tanah di Munjul

Diterbitkan

Pada

Penulis

KPK Telusuri Soal Pengeluaran Dana Sarana Jaya Bayar Tanah di Munjul
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri (ist/net/PMJ news)
Baca Berita

Headline

Forum Masyarakat Peduli Demokrasi : Jika ICW Tidak Klarfikasi Maka Disarankan Muldoko Segera Ambil Tindakan Hukum

Diterbitkan

Pada

Forum Masyarakat Peduli Demokrasi : Jika ICW Tidak Klarfikasi Maka Disarankan Muldoko Segera Ambil Tindakan Hukum
Baca Berita
Loading...