Connect with us

Politik

Apresiasi Penundaan Pendaftaran CPNS dan PPPK, Junimart Minta Penambahan Kuota Formasi

Diterbitkan

Pada

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak bisa dipaksakan pelaksanaannya pada jadwal yang telah ditetapkan yakni Senin (31/5/2021) besok.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi II Junimart Girsang kepada wartawan di Jakarta, Minggu (30/5/2021).

Junimart menekankan demikian sejalan keputusan penundaan seleksi CPNS dan PPPK Tahun 2021 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Kita apresiasi penundaan pendaftaran CPNS dan PPPK oleh Kemenpan-RB dan BKN, berdasar kepada regulasi-regulasi menyangkut beberapa pengaturan pengadaan CPNS, PPPK Non Guru dan Guru tahun 2021,” kata dia.

Melalui penundaan itu, menurutnya BKN memiliki kesempatan melakukan usulan revisi penetapan kebutuhan formasi oleh beberapa instansi. Dengan begitu nantinya kuota formasi kebutuhan di daerah dapat bertambah. Misalkan dari yang sebelumnya hanya 1.500 orang meningkat menjadi 2.500 orang.

“Ini berkaitan erat dengan kuota kebutuhan formasi di daerah yang jauh dari kebutuhan,” ucap Junimart.

Ia mencontohkan ketika Komisi II DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau. Saat itu, Gubernur Riau menitip pesan kepada dirinya dan meminta penambahan kuota CPNS menjadi 2.500 sampai 3.000 orang. Karena kuota dari pusat hanya 1.500 orang yang sudah pasti kurang mendukung kelancaran pelayanan publik untuk Provinsi Riau.

Politikus PDI-Perjuangan itu juga mendesak KemenpanRB dan BKN dalam tenggang waktu penundaan seleksi segera membangun komunikasi dan koordinasi dengan seluruh Pemerintahan Provinsi, Kabupaten dan Kota. Utamanya menyangkut penambahan kuota formasi CPNS dengan memperhatikan anggaran yang tersedia dari APBN.

Khusus untuk seleksi PPPK, Junimart menekankan Pemerintah Pusat wajib untuk memperhatikan penerimaannya. Karena banyak calon PPPK Non Guru dan Guru yang sudah mengantri cukup lama. Sama halnya untuk Honorer K2, Pemerintah Pusat diharapkannya bersikap cerdas menyikapi dan mengakomodir para tenaga honorer kategori dua (THK2) itu.

“KemenpanRB dan BKN harus segera melakukan koordinasi kepada seluruh Pemerintah Daerah, untuk penambahan kuota formasi CPNS. Lalu khusus untuk PPPK, Komisi II DPR meminta memberikan perhatian khusus,” tegas Junimart.

Terakhir, kepada Kemenpan-RB, BKN dan KASN ia minta agar selalu waspada dengan senantiasa mengantisipasi aksi ‘mafia’ penerimaan CPNS, P3K dan Honorer K2 dgn cara membentuk panitia yang siap secara sumberdaya manusia dan sistem penerimaan yang transparan, dengan melibatkan instansi lain dan memanfaatkan tekhnologi IT yang online.

Sebelumnya Kepala BKN, Bima Haria Wibisana. Memastikan pendaftaran CPNS dan PPPK yang seharusnya dimulai pada esok hari, Senin 31 Mei 2021. Ditunda, dengan alasan terkendala tahapan usulan revisi penetapan kebutuhan formasi yang hingga hari ini masih belum selesai dilakukan.

Selain itu hingga saat ini, masih ada beberapa peraturan pengadaan CPNS, PPPK nonguru, dan PPPK guru tahun 2021 yang belum ditetapkan pemerintah sehingga pendaftarannya, dipastikan belum dibuka pada bulan ini.

“Untuk pendaftaran seleksi CPNS dan PPPK yang seharusnya dimulai pada Senin esok, terpaksa ditunda. Dan belum dapat dipastikan kapan pendaftaran akan dimulai. Karena sekarang masih tahapan usulan revisi penetapan kebutuhan formasi oleh beberapa instansi, makanya jadwal pelaksanaan akan diinformasikan lebih lanjut,” kata Bima.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Dirjen Binapemdes Kemendagri Pantau Pelaksaan Pilkades di 170 Desa Purwakarta

Diterbitkan

Pada

Penulis

Baca Berita

Headline

PPP Munas Alim Ulama di Semarang Bahas Pinjol dan RUU Minol

Diterbitkan

Pada

Penulis

Baca Berita

Politik

Golkar Ingin Kembali Rangkul Tokoh Politik yang Pernah Bernaung

Diterbitkan

Pada

Penulis

Baca Berita
Loading...