Connect with us

Daerah

Upaya Pulihkan Ekonomi, Pemkab Bogor Utamakan Wisata Olahraga

Diterbitkan

Pada

Upaya Pulihkan Ekonomi, Pemkab Bogor Utamakan Wisata Olahraga
Komite Percepatan Pembangunan Strategis Kabupaten Bogor, Saepudin Muhtar (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat memilih untuk mengedepankan pariwisata sektor olahraga untuk memulihkan ekonomi imbas pandemi COVID-19.

“Diharapkan event-event sport itu bisa mendukung pariwisata yang berdampak pada banyaknya jumlah kunjungan dan lamanya kunjungan ke Kabupaten Bogor,” ungkap Komite Percepatan Pembangunan Strategis Kabupaten Bogor, Saepudin Muhtar alias Gus Udin, di Cibinong, Bogor, Sabtu (17/4/2021).

Menurut dia, beberapa wisata olahraga di Kabupaten Bogor yang menjadi andalan yaitu seperti 11 lapangan golf berkelas internasional, Stadion Pakansari, paralayang di Puncak, Sirkuit Sentul, Laga Tangkas, dan Laga Satria.

Ia mengatakan, penguatan wisata olahraga ini merupakan bentuk perwujudan dari salah satu program utama Bupati Bogor Ade Yasin, yakni Karsa Bogor Maju yang juga memiliki tagline Sport and Tourism.

Gus Udin menyebutkan, dalam mengedepankan olahraga wisata, Pemkab Bogor mencatat beberapa pekerjaan rumah (PR) yang perlu diselesikan, yaitu meningkatkan prestasi olahraga, mengembangkan sarana olahraga.

Kemudian, menambah fasilitas olahraga di tempat-tempat umum atau taman tematik, menyelenggarakan acara-acara olahraga pendukung pariwisata, dan membuat replika cabang olahraga sebagai identitas.

“Tapi event-event tetap dengan menerapkan protokol kesehatan. Beberapa event sudah dibolehkan oleh Kemenpora, kaitan dengan olahraga sepak bola diperbolehkan meski tanpa penonton atau penonton virtual,” kata Gus Udin.

Pasalnya, pandemi COVID-19 berdampak pada bertambahnya jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bogor yang diperkirakan mencapai 2,6 persen.

“Angka kemiskinan meningkat, prediksi presentase penduduk miskin Kabupaten Bogor tahun 2020 sebesar 9,26 persen, meningkat 2,6 persen dari tahun 2019 sebesar 6,66 persen,” ujarnya.

Selain meningkatnya angka kemiskinan, Pemkab Bogor juga memiliki sejumlah tantangan lain dalam melakukan pemulihan ekonomi. Beberapa di antaranya yaitu laju pertumbuhan ekonomi yang diprediksi menurun di triwulan II tahun 2020 yaitu 4,55 persen dari triwulan I tahun 2020 yang sebesar 3,95 persen.

Kemudian, meningkatnya angka pengangguran di tahun 2020 yang diprediksi mencapai 12,97 persen, meningkat 3,91 persen dari tahun 2019 yang hanya 9,06 persen. (ndi/ant)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Pangi Syarwi Chaniago :Mahyeldi Mengaku Dengan Mobil Innova Dirinya Sudah Sangat Nyaman

Diterbitkan

Pada

Penulis

Pangi Syarwi Chaniago :Mahyeldi Mengaku Dengan Mobil Innova Dirinya Sudah Sangat Nyaman
Baca Berita

Daerah

Bupati Garut Berikan Bantuan Rumah Kepada Korban Asusila Oleh Ayah Tirinya

Diterbitkan

Pada

Penulis

Bupati Garut Berikan Bantuan Rumah Kepada Korban Asusila Oleh Ayah Tirinya
Baca Berita

Daerah

Gegara Gugat Cerai Cerai Istri, Pria Ini Langsung Ditangkap Kejari Garut

Diterbitkan

Pada

Penulis

Gegara Gugat Cerai Cerai Istri, Pria Ini Langsung Ditangkap Kejari Garut
Baca Berita
Loading...