Connect with us

Daerah

Terbukti Korupsi, Terdakwa Kasus Bank NTT Surabaya Divonis 4, 6 Tahun Penjara

Diterbitkan

Pada

Terbukti Korupsi, Terdakwa Kasus Bank NTT Surabaya Divonis 4, 6 Tahun Penjara
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, kembali menggelar sidang kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit modal kerja dan imvestasi jangka panjang pada Bank NTT Cabang Surabaya Tahun 2018 senilai Rp. 148 miliar, Senin (26/04/2021).

Sidang yang beragendakan pembacaan putusan ini dipimpin ketua majelis hakim, Wari Jumiati didampingi hakim anggota Ari Prabowo dan Ibnu Kholiq. Terdakwa Dewi Susiana Efendy didampingi kuasa hukumnya, Hellan, S. H. Turut hadir JPU, Hendrik Tiip, Herry C. Franklin dan Emerensiana Jehamat.
Dalam amar putusan, majelis hakim menegaskan bahwa terdakwa Dewi Susiana Efendy, terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dengan cara melawan hukum untuk menguntungkan diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi dengan merugikan keuangan negara.

Untuk itu, terdakwa Sewi Susiana Efendy divonis selama empat (4) tahun dan enam (6) penjara. Selain itu, terdakwa juga diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp. 1 miliar subsidair tiga (3) bulan kurungan.

Selain pidana badan selama empat tahun dan enam bulan penjara serta denda sebesar Rp. 1 miliar subsidair 3 bulan kurungan, dalam amar putusan majelis hakim juga menegaskan agar terdakwa membayar uang pengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp. 275. 000. 000.

Ditegaskan hakim, apabila satu bulan setelah putusan majelis hakim berkekuatan hukum tetap terdakwa tidak membayar uang pengganti tersebut, maka seluruh harta kekayaan terdakwa akan disita untuk dilelang guna menutupi uang pengganti tersebut. Dan, apabila itupun tidak mencukupi untuk menutup uang pengganti maka akan ditambah dengan pidana penjara selama satu tahun dan enam bulan.

Menurut hakim, perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diatur dan diancam dalam pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 Undang – Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang – Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke – 1 KUHPidana.(rey)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Pemkot Usulkan Keberadaan Habitat Buaya di Gang Romoyo Singkawang Jadi Obyek Wisata

Diterbitkan

Pada

Penulis

Pemkot Usulkan Keberadaan Habitat Buaya di Gang Romoyo Singkawang Jadi Obyek Wisata
Baca Berita

Daerah

Pasukan Brimob Penjinak Bom Amankan Rangsel Diduga Berisi Bom di Kantor Pajak Singkawang

Diterbitkan

Pada

Penulis

Pasukan Brimob Penjinak Bom Amankan Rangsel Diduga Berisi Bom di Kantor Pajak Singkawang
Baca Berita

Daerah

PTM Mulai Digelar, Satgas Covid-19 Mulai Sterilisasi Sekolah-sekolah di Bali

Diterbitkan

Pada

Penulis

PTM Mulai Digelar, Satgas Covid-19 Mulai Sterilisasi Sekolah-sekolah di Bali
Baca Berita
Loading...