Connect with us

Headline

Sopir Bus Pertanyakan Nasib mereka, Jika Pemerintah Larang Mudik Pada 6 Sampai 17 Mei Mendatang

Diterbitkan

Pada

Sopir Bus Pertanyakan Nasib mereka, Jika Pemerintah Larang Mudik Pada 6 Sampai 17 Mei Mendatang

Realitarakyat.com – Para awak bus berserta Agen penjualan tiket bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) di Terminal Lintas Pasar Jumat, Jakarta Selatan bakal menganggur ketika kebijakan pelarangan mudik diterapkan pada 6-17 Mei 2021.

“Itu ada 12 hari jadi hampir semua awak bus, mulai sopir kernet dan bahkan Agen penjualan tiket bus juga akan menganggur total, tidak ada dana, bantuan, terus bagaimana nasib anak istri kami” kata Parlaungan Supir Bus ALS di Terminal Rambutan, Jakarta Timur, Jumat (9/4/2021).

Menurut dia, kebijakan larangan bagi semua moda transportasi baik darat, laut dan udara hingga perkeretaapian tidak hanya merugikan tapi juga memberatkan. Ia mengharapkan adanya solusi dari pemerintah mengingat larangan operasional semua moda transportasi dipastikan berimbas kepada pemasukan.

Pihaknya berencana masih tetap akan menjual tiket bus setidaknya sebelum 6 Mei 2021, menunggu keputusan dari perusahaan otobus. “Berat banget rasanya, sudah dua tahun ini larangan mudik,” imbuhnya.

Ditempat Terpisah Sumardi, Koko Simanjuntak yang menjadi agen tiket bus Dieng Indah di Terminal Lintas Pasar Jumat juga menyatakan kebijakan tersebut memberatkan ekonomi keluarga dan rekan kerjanya. “Jelas sangat memberatkan, karena ini juga pada tahun kedua, dua kali Lebaran,” ucapnya.

Pemasukan pun, lanjut dia, dipastikan akan kosong apalagi berbarengan dengan kebutuhan untuk anak sekolah. Ia mengharapkan pemerintah turun ke lapangan melihat nasib para pekerja, khususnya sektor transportasi yang terkena dampak kebijakan larangan operasional semua moda transportasi.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerbitkan Peraturan Menteri (PM) Nomor 13 tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi selama Idul Fitri 1442 H dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19.

“Pengendalian transportasi tersebut dilakukan melalui larangan penggunaan atau penggunaan sarana transportasi, untuk semua moda transportasi yaitu moda darat, laut, udara dan perkeretaapian dimulai pada 6-17 Mei 2021,” kata Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati dalam pernyataan pers secara berani di Jakarta, Kamis (8/4).(Din)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

Habib Rizieq Dituntut 2 Tahun Penjara Dalam Kasus Kerumunan Petamburan

Diterbitkan

Pada

Habib Rizieq Dituntut 2 Tahun Penjara Dalam Kasus Kerumunan Petamburan
Baca Berita

Hukum

Novel Baswedan Sebut Akan Tetap Kerja Meski Telah Bebastugas

Diterbitkan

Pada

Novel Baswedan Sebut Akan Tetap Kerja Meski Telah Bebastugas
Baca Berita

Hukum

Habib Rizieq Dituntut 10 Bulan Penjara

Diterbitkan

Pada

Habib Rizieq Dituntut 10 Bulan Penjara
Baca Berita
Loading...