Connect with us

Daerah

Soal SK Komisaris, OJK Bakal Bertindak Sesuai Aturan

Diterbitkan

Pada

Soal SK Komisaris, OJK Bakal Bertindak Sesuai Aturan

Realitarakyat.com – Otoritas Jasa Keuangan Nusa Tenggara Timur (OJK NTT), kini telah mengetahui laporan terkait Surat Keputusan (SK) Komisaris Bank NTT nomor 01. A Tahun 2020 terkait penghasilan tambahan.

Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bakal bersikap dan mengambil sikap sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Demikian diungkapkan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTT, Robert Sianipar yang dihubungi via hand phone (hp) selulernya, Selasa (20/04/2021) malam.

Dijelaskan Robert, terkait dengan tindakan pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bukan untuk dijadikan bahan publikasi namun terkait sikap akan diambil sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.

Menurut Robert, ada ketentuan – ketentuan dalam pengawasan yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mana haailnya bukan untuk diketahui oleh publik.

“Yang jelas pasti OJK NTT bersikap sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku tetapi soal hasilnya kami tidak bisa publikasikan,” tegas Robert.

Sebelumnya diberitakan, munculnya Surat Keputusan (SK) Dewan Komisaris PT. Bank Pembangunan Daerah NTT (Bank NTT) Nomor : 01. A Tahun 2020 tentang penetapan honorarium tim uji kelayakan dan kepatutan PT. Bank Pembangunan Daerah NTT, bakal diperiksa oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTT.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTT, Robert Sianipar yang dikonfirmasi wartawan, Senin (12/04/2021) mengaku bahwa saat ini pihak OJK NTT belum mengetahui adanya SK Penghasilan tambahan nomor : 01. A Tahun 2020 tentang honorarium untuk tim uji kelayakan dan kepatutan pada Bank NTT.

Dijelaskan Robert, terkait dengan SK Nomor : 01. A Tahun 2020 tentang honorarium untuk tim uji kelayakan segera disikapi dengan cara meminta SK tersebut untuk dilakukan klarifikas atau pemeriksaan oleh tim.

“Terima kasih atas informasinya, tapi sampai saat ini kami pihak OJK NTT belum tahu soal SK itu. Dan, kami akan segera minta SK nya untuk dilakukan klarifikasi,” kata Robert.

Ditegaskan Robert, terkait dengan penghasilan para Komisaris pada Bank NTT telah ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan itu resmi ditetapkan.

Dilanjutkan Robert, saat ini pihaknya belum bisa memberikan komentar lebih jauh atas SK Nomor 01. A tentang honorarium untuk tim uji kelayakan dan kepatutan Bank NTT.

“Saya belum bisa berkomentar lebih jauh lagi soal SK itu, karena kami belum tahu secara pasti tapi yang jelas bahwa kami segera panggil untuk periksa dan minta SK nya,” tegas Robert.

Robert kembali menegaskan bahwa soal penghasilan para Komisaris Bank NTT telah ditetapkan dalam RUPS, namun jika SK Nomor 01. A yang telah dikeluarkan oleh Komisaris Imdependen untuk Komisaris Utama tidak diketahui apakah sudah ditetapkan dalam RUPS atau tidak.

Secara terpisah, Komisaris Utama (Komut) Bank NTT, Jufri Jujana yang dikonfirmasi wartawan membantah adanya SK Nomor 01. A tentang honorarium untuk tim uji kelayakan dan kepatutan pada Bank NTT.

Menurut Jufri, banyak SK yang dikeluarkan oleh Dewan Komisaris (Dekom), dan SK yang mana didapatkan serta informasi dari siapa.
Bahkan, Komisari Utama, Jufri Jujana mempertanyakan kebenaran imformasi SK tersebut dan Jufri Jujana meminta agar selalu berhati – hati dengan sumber informasi pemberi SK tersebut.

Ditegaskan Jufri, sumber anda tidak benar, Dekom Direksi membuat puluhan SK dan tidak semuanya harus persetujuan RUPS dan baiknya anda buang SK itu, karena itu rahasia data perbankan serta harus berhati – hati.

“Kalau anda dapat dari sumber yg melakukan pencurian atas dokumen itu, anda tau konsekuensinya. Informasi itu tidak benar sama sekali,” ucap Jufri.

Ketika kembali ditanya apakah dibenarkan Komisaris Independen memberikan tugas tertentu kepada Komisaris Utama Bank NTT, Jufri Jujana tidak memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut.(rey)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Pemkab Jember Karantina Pekerja Migran Indonesia di Hotel Kebonagung

Diterbitkan

Pada

Penulis

Pemkab Jember Karantina Pekerja Migran Indonesia di Hotel Kebonagung
ilustrasi foto: ist/net
Baca Berita

Daerah

RSUD Mataram Pastikan Pasokan Stok Vaksin COVID-19 Aman

Diterbitkan

Pada

Penulis

RSUD Mataram Pastikan Pasokan Stok Vaksin COVID-19 Aman
ilustrasi foto: ist/net
Baca Berita

Daerah

Di NTT, Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 Bertambah 60 Orang

Diterbitkan

Pada

Penulis

Di NTT, Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 Bertambah 60 Orang
Sekretaris Dinas Kesehatan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Nusa Tenggara Timur, David Mandala (foto: ist/net/ant)
Baca Berita
Loading...