Connect with us

Luar Negeri

Raja Arab Izinkan Salat Tarawih Berjamaah di Masjidil Haram Asal Rakaatnya Dipotong

Diterbitkan

Pada

Raja Arab Izinkan Salat Tarawih Berjamaah di Masjidil Haram Asal Rakaatnya Dipotong
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud mengizinkan salat tarawih berjemaah di Masjidil Haram, Mekkah, dan Masjid Nabawi, Madinah, meski pandemi virus corona masih berlangsung di Ramadan tahun ini.

Kendari demikian dilansir Arab News, Senin (12/4/2021), Raja Salman memerintahkan ibadah salat malam itu hanya boleh dilaksanakan maksimal 10 rakaat saja.

Kepala Presidensi Urusan Dua Masjid Suci Arab Saudi, Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais, mengatakan keputusan diterapkan Raja Salman demi membantu jamaah agar tetap bisa melaksanakan ibadah selama bulan suci Ramadan dengan tetap mengutamakan keamanan dan protokol kesehatan internasional.

Kementerian Urusan Islam juga mengumumkan bahwa semua masjid di Saudi akan menggabungkan pelaksanaan waktu salat tarawih dengan waktu salat Isya yang tidak boleh lebih 30 menit.

Kementerian itu menuturkan keputusan tersebut dibuat demi mengurangi durasi jamaah berada di dalam ruangan tertutup yang bisa mencegah penularan Covid-19.

Kementerian Haji dan Umrah memaparkan mulai hari pertama bulan Ramadan, izin umrah dan izin mengunjungi Masjidil Haram serta Masjid Nabawi akan diberikan hanya kepada orang-orang yang telah melakukan vaksinasi corona.

Riyadh menuturkan izin umrah dapat diperoleh melalui hotel-hotel di sekitar Masjidil Haram selama Ramadan.

Pihak berwenang Saudi memaparkan hotel-hotel hanya bisa mengeluarkan izin umrah, bukan izin untuk salat di Masjidil Haram, melalui aplikasi Tawakkalna dan Eatmarna sesuai dengan protokol kesehatan yang disepakati.

Saudi bahkan akan menerapkan sanksi hingga denda bagi setiap jamaah yang melakukan umrah tanpa izin selama bulan Ramadan.

Hal itu juga dilakukan Riyadh demi menekan penularan virus corona yang masih terjadi di negara tersebut.

Sumber resmi di Kementerian Dalam Negeri Saudi mengatakan denda sebesar 10 ribu riyal atau Rp38,8 juta akan dikenakan pada siapa saja yang mencoba melakukan umrah tanpa izin.

Pihak berwenang juga tak segan menjatuhkan denda 10 ribu riyal bagi siapa saja yang mencoba memasuki Masjidil Haram tanpa izin.

Pemerintah Saudi tengah mempertimbangkan aturan ini agar bisa berlaku sampai pandemi berakhir atau ketika “kehidupan kembali normal.”

Para jemaah masjid, terutama jemaah umrah, juga harus datang tepat waktu salat atau berisiko kehilangan slot masuk untuk beribadah.

Berdasarkan aturan terbaru, anak-anak tidak lagi diizinkan memasuki halaman dan juga gedung masjid.

Tak hanya jemaah, Saudi juga melarang kendaraan tidak resmi beroperasi di pusat Mekkah.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Luar Negeri

Jika Vaksinasi Capai 50 Persen, Sydney Akan Longgarkan Lockdown

Diterbitkan

Pada

Penulis

Jika Vaksinasi Capai 50 Persen, Sydney Akan Longgarkan Lockdown
ilustrasi (ist/net)
Baca Berita

Luar Negeri

Setelah 27 Tahun Menikah, Bill Gates dan Melinda Resmi Bercerai

Diterbitkan

Pada

Penulis

Setelah 27 Tahun Menikah, Bill Gates dan Melinda Resmi Bercerai
Bill Gates dan Melinda Resmi Bercerai (ist/net)
Baca Berita

Headline

Palestina: Pembangunan Pemukiman Ilegal Israel dan Penyitaan Tanah Palestina Harus Segera Dihentikan

Diterbitkan

Pada

Palestina: Pembangunan Pemukiman Ilegal Israel dan Penyitaan Tanah Palestina Harus Segera Dihentikan
Baca Berita
Loading...