Connect with us

Nasional

Puslabfor Polri Periksa Barbuk Hasil Olah TKP Kilang Balongan

Diterbitkan

Pada

Puslabfor Polri Periksa Barbuk Hasil Olah TKP Kilang Balongan
ilustrasi (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri memeriksa barang bukti hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang didapat dari lokasi kebakaran di Kilang Minyak Pertamina Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Harto, dalam konferensi pers di Mabes Polri, Selasa, mengatakan saat ini Tim Puslabfor sedang meneliti di laboratorium barang bukti yang didapat dari TKP kebakaran di Kilang Pertamina Balongan.

“Puslabfor Polri sudah selesai melaksanakan olah TKP dan sekarang barang bukti tersebut sedang dilakukan pemeriksaan secara laboratorium,” kata Rusdi.

Menurut Rusdi, pemeriksaan barang bukti di laboratorium Puslabfor untuk mencari kesimpulan dari penyebab kebakaran kilang minyak RU VI Pertamina Balongan.

Pemeriksaan laboratorium ini, lanjut dia, melibatkan tim ahli untuk mencari kesimpulan penyebab dan asal usul api.

“Sedang dilakukan pemeriksaan oleh tim ahli yang nanti akan mendapat satu kesimpulan yaitu tentang kebakaran Kilang di Balongan, kebakaran dari mana, titik apinya di bagian apa, dan sumber api dari mana, ini akan terjawab nantinya,” kata Rusdi.

Rusdi tidak menyebutkan berapa lama waktu yang dibutuhkan Puslanfor Polri untuk memeriksa barang bukti yang didapat dari lokasi kebakaran Kilang minyak Balongan, untuk mencari tahu penyebab kebakaran.

“Yang jelas sekarang Puslabfor Polri sedang melakukan kegiatan di laboratorium untuk melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti yang didapatkan dari hasil olah TKP,” ujar Rusdi.

Sementara itu, penyidik dari Bareskrim Polri telah memeriksa 52 orang terkait dengan kebakaran di Kilang Pertamina Balongan.

Kilang minyak RU VI Pertamina Balongan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat meledak dan terbakar pada pukul 00.20 WIB Senin dini hari.

Dari kejadian itu enam orang luka berat dan ratusan warga terpaksa mengungsi.

Kilang minyak RU VI Balongan merupakan salah satu kilang minyak terbesar dari 7 kilang yang dimiliki oleh PT Pertamina (Persero).

Kilang minyak RU VI Balongan dibangun pada 1 September 1990 dan mulai beroperasi tahun 1994 hingga kini.

Kilang minyak RU VI Balongan tergolong kilang terbaru menerapkan teknologi, memiliki kapasitas produksi 125 ribu barel per hari (bph) Mengolah minyak mentah dari Duri dan Dumai Provinsi Riau, menjadi produk minyak seperti Pertamax, Solar dan lainnya.

Belum diketahui pasti penyebab ledakan dan kebakaran, sempat diduga karena sambaran petir pada saat kejadian sedang turun hujan deras disertai kilat dan petir. (ndi/ant)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Per Hari Ini Kasus Positif Tambah 41.168, Meninggal 1.759

Diterbitkan

Pada

Penulis

Per Hari Ini Kasus Positif Tambah 41.168, Meninggal 1.759
Baca Berita

DPR

Puan Minta Sekjen Evaluasi Rencana Pemberian Fasilitas Isoman Anggota DPR

Diterbitkan

Pada

Penulis

Puan Minta Sekjen Evaluasi Rencana Pemberian Fasilitas Isoman Anggota DPR
Ketua DPR, Puan Maharani (ist/net)
Baca Berita

DPR

Apresiasi Langkah Cepat PT Kimia Farma, Sufmi Dasco: Kebutuhan Obat Antivirus akan Segera Terpenuhi

Diterbitkan

Pada

Penulis

Apresiasi Langkah Cepat PT Kimia Farma, Sufmi Dasco: Kebutuhan Obat Antivirus akan Segera Terpenuhi
Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, didampingi Satgas Lawan Covid-19 DPR RI saat meninjau Pabrik PT Kimia Farma Plant Banjaran, Bandung di Jawa Barat, Kamis (29/7/2021). (ist/net)
Baca Berita
Loading...