Connect with us

Headline

Polisi Tangkap Mafia Tanah di Tangerang

Diterbitkan

Pada

Polisi Tangkap Mafia Tanah di Tangerang
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Polisi meringkus pria berinisial M dan D yang diduga sebagai mafia tanah. Keduanya berkolaborasi hendak mencaplok lahan seluas 45 hektar atau 45.000 meter persegi di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten.

“Terduga pelaku M dan D ini berkolaborasi saling gugat perdata di Pengadilan Negeri Tangerang. Padahal M dan D adalah satu jaringan. Oleh sebab itu keduanya diduga adalah mafia tanah dan telah kita ringkus,” kata Kombes Pol Yusri Yunus, Kabid Humas Polda Metro Jaya di Mapolres Metro Tangerang Kota, Selasa (13/4/2021).

Atas aksi saling gugat itu, sambung Yusri, Pengadilan Negeri Tangerang melakukan sidang mediasi dan memenangkan kasusnya keoada D.

“D itu atas nama Darmawan sedangkan M dengan nama N.V Loa & Co. Pengadilan menenangkan Darmawan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yusri menyatakan, alhasil Pengadilan Negeri Tangerang memgeluarkan putusan surat eksekusi lahan dan langsung dibacakan oleh petugas juru sita dengan nomor 120/PEN.EKS/2020/PN.TNG tertangal 28 Juli 2020 Junto No 357/PDT.G/2020/PN.TNG tertanggal 20 Mei 2020.

“Polisi bergerak berdasarkan laporan dari warga yang merasa dirugikan. Setelah dilakukan penyelidikan singkat kata semua dokumen dari D maupun M adalah palsu,” ungkapnya.

“Barang bukti yang berhasil disita adalah patok tanah yang terbuat dari pipa besi serta dua buah plang kepemilikan tanah seluas 450.000 meter persegi atas nama Darmawan serta dokumen-dokumen palsu,” sambungnya.

Saat ini, ucap Yusri, D dan M sudah diamankan pihak kepolisian. Namun, pihaknya masih memburu pria berinisial AM yang diduga bagian dari jaringan kedua terduga pelaku sekaligus sebagai pengacara dari kasus tersebut.

“AM masih buron alias masuk daftar pencurian orang atau DPO,” tandasnya.

Atas perbuatannya, kedua terduga pelaku dijerat dengan Pasal 263 KUHP tentabg Penbuatan Surat Palsu dan Pasal 266 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.(ilm)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Usai Berdamai Dengan TNI AU Paska Diinjak Kepalanya, Steven di Berikan TV dan Babi

Diterbitkan

Pada

Usai Berdamai Dengan TNI AU Paska Diinjak Kepalanya, Steven di Berikan TV dan Babi
Baca Berita

Headline

Pinangki Masih Mendekam di Rutan Kejagung, MAKI: Jaksa Agung Lakukan Disparitas Penegakan Hukum

Diterbitkan

Pada

Pinangki Masih Mendekam di Rutan Kejagung, MAKI: Jaksa Agung Lakukan Disparitas Penegakan Hukum
Baca Berita

Headline

Jadi Otak Pencurian Hewan, Mantan Anggota Polri Ini Terancam 5 Tahun Penjara

Diterbitkan

Pada

Jadi Otak Pencurian Hewan, Mantan Anggota Polri Ini Terancam 5 Tahun Penjara
Baca Berita
Loading...