Connect with us

Daerah

Pemkab Lombok Timur Dapat Kiriman Amplop Dari BKN Pusat Minta di Rekrut 28 Pegawai, Ternyata Surat BKN Gadungan

Diterbitkan

Pada

Pemkab Lombok Timur Dapat Kiriman Amplop Dari BKN Pusat Minta di Rekrut 28 Pegawai, Ternyata Surat BKN Gadungan

Realitarakyat.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) melalui Badan Kepegawaian dan Pembinaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lotim baru saja lolos dari tipuan dengan sebendel surat terbungkus amplop cokelat besar. Pihak pengirim menggunakan kop surat bertuliskan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Keterangan yang diperoleh Readaksi dari Kepala BKPSDM Kabupaten Lotim, Salmun Rahman, Selasa (13/4), di ruang kerjanya menyebutkan bahwa ada sebendel surat yang katanya dari BKN Pusat yang dialamatkan kepada Bupati Lombok Timur Cq Kepala BKPSDM Kabupaten Lotim.

Surat bernomor K26-30/V 151-3/93 tertanggal 26 Maret 2021 ditandatangani oleh oknum atas nama Kepala BKN, yakni Plt Kepala Biro Humas BKN dengan nama Paryono dan dikirim melalui kantor Pos. Saat petugas pos mengantar surat, dilepas begitu saja tanpa meminta untuk dibuhuhi tanda terima.

Salmun Rahman menjelaskan, surat itu berisikan bahwa BKN meminta Bupati melalui BKPSDM untuk merekruit sebanyak 28 nama yang tercantum dalam lampiran surat dengan biodata calon pegawai lengkap untuk menjadi pegawai melalui jalur P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Dan meminta pihak BKPSDM untuk memanggil semua nama dalam lampiran surat.

Atas kejelian staf BKPSDM yang curiga dengan keabsahan surat itu, kemudian mencoba menghubungi orang yang dikenalnya di BKN. Ternyata setelah ditelusuri pihak BKN menyatakan tidak pernah mengeluarkan surat seperti itu. Pihak yang menandatangani surat juga terindikasi dipalsukan.

Salmun mengatakan, sesungguhnya alur penerimaan pegawai non ASN melalui jalur P3K bukan seperti ini. Alur yang benar, pihak BKN mengeluarkan formasi atau kuota tiap daerah secara nasional. Berdasarkan formasi dari BKN, masing-masing daerah mengajukan usulan dan kemudian diturunkan persetujuan oleh BKN.

Kepala BKPSDM menduga, modus ini erat kaitannya dengan peristiwa yang beriringan dengan datangnya surat tersebut. Salmun Rahman mengaku sempat didatangi ke kediamannya oleh oknum yang mengaku orang BKN dengan menunjukkan ID Card yang tertera nama Agus Budi Santoso.

Salmun mengaku sempat mempoto ID Card milik Agus Budi Santoso dan dikirim ke pihak BKN. Ternyata juga tidak ditemukan pegawai di BKN dengan identitas tersebut. Setelah ditegasi, oknum pegawai BKN yang diduganya gadungan mengaku telah pensiun. ‘’Sayangnya saya tidak berupaya menjebak oknum itu untuk kami tindak,’’ kata Salmun Rahman dengan nada kesal.(Din)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Kemendag RI Bantu Anggaran PJK Guna Memenuhi Kebutuhan MotoGP Di Mandalika Loteng

Diterbitkan

Pada

Penulis

Kemendag RI Bantu Anggaran PJK Guna Memenuhi Kebutuhan MotoGP Di Mandalika Loteng
Baca Berita

Daerah

Kembali Buat Teror, KKB Bakar Rumah Warga di Distrik Ilaga

Diterbitkan

Pada

Kembali Buat Teror, KKB Bakar Rumah Warga di Distrik Ilaga
Baca Berita

Daerah

Bendung Korupsi Barang dan Jasa Melalui Aplikasi BELA, Wagub NTB Hadiri Rapat Bersama KPK

Diterbitkan

Pada

Penulis

Bendung Korupsi Barang dan Jasa Melalui Aplikasi BELA, Wagub NTB Hadiri Rapat Bersama KPK
Baca Berita
Loading...